Breaking News:

Penanganan Corona

Kepala Dishub Banyumas Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Darah, Begini Prosesnya

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadi mengajak warga berdonor plasma darah bagi pasien Covid-19.

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadi saat ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadi mengajak warga berdonor plasma darah bagi pasien Covid-19.

Agus mengaku telah melakukannya setelah dia dinyatakan sembuh dari paparan virus corona jenis baru tersebut.

Menurut Agus, donor darah plasma darah hanya bisa dilakukan penyintas Covid-19.

Plasma darah ini kemudian digunakan sebagai terapi kesembuhan bagi pasien Covid-19 untuk mempercepat kesembuhan mereka.

Baca juga: Kirim Anggota ke Dinkes, Kodim 0715 Kendal Pelopori Donor Plasma Konvalesen bagi Pasien Covid-19

Baca juga: Bupati Achmad Husein Siap Jadi Orang Pertama Terima Vaksin di Banyumas

Baca juga: Rampung Dibangun, Pengoperasian 2 Dermaga Wisata Sungai Serayu Banyumas Terkendala Pengadaan Kapal

Baca juga: Edarkan Tembakau Sintetis, Pemuda di Sumbang Banyumas Ditangkap Polisi

Plasma darah dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh sangat baik digunakan untuk terapi kesembuhan dan bisa sebagai obat.

Upaya pengobatan pasien Covid-19 dengan plasma darah ini juga sedang gencar dilakukan tenaga medis.

"Jadi, antibodi virus pada pasien yang pulih dari Covid-19 telah terbentuk untuk dapat melawan infeksi virus Covid-19," jelasnya di Purwokerto, Rabu (6/1/2021).

Menurutnya, donor plasma darah tidak sakit dan seperti donor darah biasa.

Hanya saja, prosesnya agak lama. Donor plasma darah membutuhkan waktu sampai 30 menit lebih.

"Memang lebih lama kalau donor biasa 15 menit selesai, kalau ini 30 menit," katanya.

Ketika Agus melakukan donor plasma darah, ada sekitar 600 cc atau sekitar 3 kantong yang diambil.

"Semoga bermanfaat untuk pasien positif (Covid-19) lain," tambahnya.

Agus menerangkan, jangka waktu donor plasma minimal 2 pekan. Namun, hal itu juga tergantung pada kondisi tubuh penyintas.

Baca juga: Alami Sesak Napas, Pedagang di Pos 4 Gunung Lawu Dievakuasi. Ditandu dan Harus Diselimuti Jas Hujan

Baca juga: Video Pemotor Terlindas Truk di Jalur Pantura Lamongan Viral di Media Sosial, Begini Kronologinya

Baca juga: Tak Lagi Pakai Cincin Nikah, Kim Kardashian Dikabarkan Sudah Gugat Cerai Kanye West

Baca juga: Dituntut Hukuman 4 Bulan Penjara terkait Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Pasrah

Ia bahkan sudah dihubungi lagi oleh pihak PMI Banyumas untuk melakukan donor plasma darah kedua dalam waktu dekat ini.

"Saya melihat, pasien lain kondisinya banyak yang lebih parah. Saya tergerak untuk mendonorkan plasma darah setelah sembuh," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved