Breaking News:

Berita Nasional

Densus 88 Tembak Mati 2 Terduga Teroris Jaringan JAD, Diduga Terlibat Bom di Filipina

Dua terduga teroris tersebut merupakan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berinisial R dan Aj.

AFP/Nickee Butlangan
Suasana setelah bom meledak di Pulau Jolo, Filipina, Agustus 2020. Pelaku diduga wanita asal Indonesia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAKASSAR - Tim gabungan Detasemen 88 Antiteror bersama Gegana Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar menembak mati dua terduga teroris dalam operasi penangkapan di Jalan Boulevard, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (6/1/2021) pagi.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, dua terduga teroris tersebut merupakan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berinisial R dan Aj.

"Dilakukan tindakan tegas terhadap dua orang tersebut yang mengakibatkan kedua orang ini meninggal dunia karena melakukan perlawanan saat mau ditangkap," kata Witnu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu pagi.

Baca juga: Filipina Diguncang Dua Bom, 11 Orang Termasuk Tentara Tewas

Baca juga: Pengantin Bom Bunuh Diri di Jolo Filipina Diduga Seorang Wanita asal Indonesia

Baca juga: Di Semarang, Densus 88 Temukan Villa Penggemblengan Anak Muda Jaringan Teroris Jemaah Islamiyah

Baca juga: Terduga Teroris di Gorontalo, Densus 88 Antiteror Mabes Polri Tangkap Tujuh Orang

Hingga siang, kata Witnu, tim Densus 88 bersama aparat Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar masih melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penembakan.

Mereka juga menyisir lokasi kejadian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Witnu mengatakan, kedua orang tersebut diduga terlibat dalam aksi pengeboman gereja di Jolo, Filipina, beberapa waktu lalu.

"Dugaan, hasil penyelidikan, kedua orang ini merupakan jaringan JAD Sulsel yang mempunyai keterkaitakan dengan pengeboman gereja di Jolo, Filipina," ujar Witnu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Terduga Teroris JAD di Makassar Tewas Tertembak Saat Ditangkap Tim Densus 88".

Baca juga: Warga Babadan Kabupaten Magelang Mengungsi Lagi setelah Dengar Gemuruh Merapi setiap Malam

Baca juga: UU Keamanan Hong Kong Memakan Korban, 50 Anggota Parlemen dan Aktivis Prodemokrasi Ditangkap

Baca juga: Masih Tunggu Hasil Lelang, BRT di Banyumas Dijadwalkan Beroperasi April

Baca juga: Rapid Test Antigen Kini Bisa Dilakukan di Seluruh Puskesmas di Karanganyar, Segini Tarifnya

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved