Breaking News:

Berita Bisnis

2 Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Bakal Dibangun di Kabupaten Batang dan Kendal

Dua pabrik baterai untuk kendaraan listrik bakal dibangun di Kabupaten Batang dan Kendal.

Istimewa
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo 

TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA - Dua pabrik baterai untuk kendaraan listrik bakal dibangun di Kabupaten Batang dan Kendal.

Hal ini disampaikan langsung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, Selasa (5/1/2021).

"Pilihannya banyak lokasi, contohnya di Kabupaten Batang sama Kendal," kata Ganjar di UGM Scince Techno Park, Jalan Purwomartani, Karangmojo, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Selasa.

Meski demikian, Ganjar belum mengetahui secara pasti kapan pabrik tersebut akan dibangun.

"Belum baru level pusat menyampaikan, kami menyiapkan lahannya. Jadi, konsepnya akan masuk ke kami terus kemudian baru akan, ya kami sediakan," kata Ganjar.

Baca juga: KABAR DUKA, Mantan Wakil Ketua DPRD Jateng M Riza Kurniawan Tutup Usia

Baca juga: Jelang Abu Bakar Baasyir Bebas, Kapolda Jateng Ingatkan Warga Tak Berkerumun saat Penjemputan

Baca juga: Pertengahan 2021, BRT Trans Jateng Rute Semarang-Gubuk Siap Dioperasikan

Baca juga: 62.560 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Jateng, Ganjar: Saya Harap Ada 10 Kiai Mau Divaksin Lebih Dulu

Diberitakan sebelumnya, pemerintah Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama LG Energy Solution untuk membangun pabrik baterai mobil listrik di Indonesia.

Nilai investasi yang disepakati sebesar 9,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp 137,5 triliun (kurs rupiah Rp 14.000).

Pabrik ini nantinya akan mengintegrasikan seluruh proses pembuatan baterai listrik dari hulu hingga hilir.

"Mulai dari tambang, smelter, prekursor, katoda, mobil hingga fasilitas daur ulang akan dibangun di Indonesia," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Rencananya, pabrik akan dibangun di Maluku Utara dan Jawa Tengah.

Dalam MoU juga disebutkan, setidaknya 70 persen nikel yang akan digunakan untuk memproduksi baterai mobil listrik harus diproses di Indonesia.

Baca juga: UPDATE MERAPI: Muncul Guguran Lava Pijar Berdurasi 32 Detik di Sisi Barat Daya ke Alur Sungai Boyong

Baca juga: Harga Kedelai Melonjak, Ukuran Tahu-Tempe di Pasar Induk Kajen Pekalongan Jadi Lebih Kecil

Baca juga: Jadi yang Pertama, Presiden Joko Widodo Bakal Divaksin Covid-19 13 Januari

Baca juga: Lanjutan Liga 1 Tak Kunjung Dimulai, GM PSIS Semarang: Klub Sekarat

Dengan demikian, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang mengintegrasikan industri baterai listrik dari pertambangan hingga memproduksi baterai lithium mobil listrik.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo juga turut mengundang CEO Tesla, Elon Musk, untuk berinvestasi khususnya di sektor rantai pasokan baterai untuk kendaraan listrik. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ganjar Sebut Kendal dan Batang Siap Dibangun Pabrik Baterai Mobil Listrik".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved