Breaking News:

Berita Salatiga

Salatiga Masih Zona Merah Covid-19, Disdik Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh

Disdik Kota Salatiga kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh pada semester genap tahun ajaran 2020/2021.

TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala Disdik Kota Salatiga Yuni Ambarwati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh pada semester genap tahun ajaran 2020/2021.

Kepala Disdik Kota Salatiga Yuni Ambarwati mengatakan, kebijakan ini diambil menyusul tidak ada izin pembelajaran tatap muka (PTM) dari Wali Kota Salatiga Yuliyanto.

"Meskipun sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri membolehkan tanpa melihat zonasi tapi kan harus ada izin dari wali kota Salatiga. Nah, ini belum berani begitu jadi kami tetap PJJ," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Komplotan Pencuri Kabel Telkom Ditangkap, Kapolres Salatiga: Ini Jaringan Lintas Provinsi

Baca juga: Wali Kota Salatiga Yuliyanto Ancam Evaluasi Izin Klinik yang Patok Harga Rapid Test Antigen Tinggi

Baca juga: Lebih Mudah, Pembayaran Uji KIR di Salatiga Bisa Lewat Aplikasi Si Nona

Baca juga: Selamat, Wakil Wali Kota Salatiga M Haris Terpilih sebagai Ketua DPW PKS Jateng Periode 2020-2025

Menurut Yuni, pemberlakukan PJJ sampai batas yang belum dapat ditentukan. Secara khusus, dirinya telah mengeluarkan surat edaran kepada masing-masing sekolah dan lembaga pendidikan terkait penundaan PTM.

Ia menambahkan, selain PJJ, bagi sebagian wilayah yang mengalami kesulitan akses internet, sejumlah guru akan melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah siswa.

"Kurang optimal, pasti. Tetapi, bagaimana pembelajaran tetap akan dilayani sehingga peserta didik ini ada perkembangan dalam proses belajarnya," katanya.

Yuni menyatakan, meskipun pembelajaran terbilang cukup berbeda dan interaksi langsung guru dengan siswa terbatas, diharapkan tetap memacu prestasi serta inovasi.

Dia mengungkapkan, wilayah tempat tinggal siswa yang mengalami kesulitan internet berada di Noborejo dan Kumpulrejo. Atas kendala itu, sementara ini, dinas membuat program guru berkunjung.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Kominfo. Bantuan kuota internet bagi siswa diusahakan ada kembali dari pemerintah pusat," ujarnya. (*)

Baca juga: PAI Tegal Diserbu Pengunjung, Disporapar: Besok Minggu Kemungkinan Capai 2.000 Orang

Baca juga: Ini yang Bikin Adit Jayusman Makin Kepincut: Pas Nulis Nama Ayu Ting Ting di Handphone

Baca juga: Tanpa Ada Gejala, Khofifah Indar Parawansa Positif Covid-19, Ini Kata Gubernur Jatim itu

Baca juga: Cerita Haru Viralnya Pemuda Gali Kuburan di Tegal, Wawan Mengalami Gangguan Saraf

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved