Berita Temanggung
Dinkes Temanggung Terima Bantuan 1000 Alat Reagen, Ini Kelompok Sasaran Swab Antigen Gratis
Dinas Kesehatan (Dinkes) Temanggung menggalakkan tes swab antigen terhadap beberapa kelompok sasaran berisiko.
Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Temanggung menggalakkan tes swab antigen terhadap beberapa kelompok sasaran berisiko.
Sekretaris Dinkes Khabib Mualim mengatakan, pihaknya telah menerima sarana pendukung tes swab antigen sejumlah 1000 alat reagen dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Sasarannya adalah kelompok berisiko, misalnya ibu hamil yang hendak melahirkan dan juga warga yang berkerumun di sebuah tempat.
Kata Khabib, prioritas utamanya adalah ibu hamil yang hendak melahirkan baik di puskesmas maupun di rumah sakit.
"Kalau ibu hamil yang mau melahirkan butuh hasil tes swab yang cepat, makanya jadi prioritas. Kemudian, menyasar kepada kelompok lain, terutama jika terjadi kerumunan warga seperti di tempat wisata, pasar, pusat perbelanjaan hingga tempat umum lainnya," terangnya di Temanggung, Minggu (3/1/2021).
Baca juga: Sasaran Penerima Vaksin Sudah Dilaporkan, Dinkes Temanggung: Pemetaan Sekadar Rentan Usia
Baca juga: Tes Usap Guru dan Tenaga Pendidik di Temanggung Dihentikan, Ini Dua Penyebab Menurut Dinkes
Baca juga: Sepakat dengan Gubernur Jateng, Bupati Temanggung Tak Akan Paksakan KBM Tatap Muka Digelar Januari
Menurut Khabib, sejumlah alat tes swab antigen juga didistribusikan ke puskesmas yang melayani pelayanan kesehatan 24 jam.
Dengan harapan, swab antigen bisa dimaksimalkan untuk orang-orang yang membutuhkan hasil pemeriksaan Covid-19 secara cepat.
Termasuk, melayani korban kecelakaan sebelum dilakukan penindakan lebih lanjut.
"Sementara, jumlah (alat) yang ada, kami distribusikan ke puskesmas rawat inap dan yang melayani persalinan 24 jam. Kami juga peruntukkan bagi yang terkena musibah kecelakaan," tuturnya.
Khabib menambahkan, pihak Dinkes juga telah bekerjasama dengan jajaran kepolisian untuk bersama-sama menegakkan kedisipinan penerapan protokol kesehatan di manapun berada.
Sejumlah tenaga kesehatan sudah diplot bersama tim penegak protokol kesehatan untuk mengambil sampel swab antigen di titik-titik yang terjadi kerumunan warga.
Hal tersebut guna membantu upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Temanggung.
"Sejak momen pergantian tahun kemarin, Dinkes sudah nitip tenaga kesehatan kalau terjadi kerumunan warga langsung dilakukan tes swab antigen saja. Jumlahnya 100 pun siap," ujarnya.
Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi menegaskan, pihaknya bersama jajaran TNI dan Satpol PP akan terus melakukan penegakan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat untuk memutus penyebaran virus corona.
Jajaran kepolisian juga berkewajiban menerapkan tindakan tegas saat terjadi kerumunan. Seperti melakukan teguran lisan hingga pembubaran secara paksa.