Breaking News:

Berita Purbalingga

DPRD dan Pemkab Purbalingga Sepakat Tetapkan 4 Perda, Disiplin Warga Soal Prokes Mulai Diatur

DPRD Kabupaten Purbalingga bersama Pemkab Purbalingga menetapkan empat raperda menjadi perda dalam rapat paripurna virtual, Rabu (23/12/2020).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
DPRD dan Pemkab Purbalingga menetapkan empat rancangan peraturan daaerah (raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna secara virtual, Rabu (23/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purbalingga bersama Pemkab Purbalingga menetapkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda), Rabu (23/12/2020).

Penetapan ini dilakukan setelah persetujuan bersama dalam Rapat Paripurna DPRD yang berlangsung secara virtual.

Empat Raperda yang kini sah menjadi aturan daerah tersebut meliputi Perda tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Purbalingga Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Purbalingga, Perda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Perda tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, dan Perda tentang Penanggulangan Penyakit.

Baca juga: Begini Rencana Penerapan Protokol Kesehatan Ibadah Natal di Gereja Purbalingga

Baca juga: Sepekan Ungkap Dua Kasus Narkoba, Wakapolres Purbalingga: Dibeli Buat Konsumsi Sendiri

Baca juga: 24 Anggota DPRD Purbalingga Jalani Tes Swab, Sempat Kontak dengan Staf Positif Covid-19

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Purbalingga, Mobil Masuk ke Saluran Irigasi, Hilang Kendali Karena Mengantuk

Mewakili Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Asisten Administrasi Umum Yanuar Abidin menyampaikan, pengesahan empat perda tersebut diharapkan bisa memberi manfaat bagi kemajuan daerah.

"Dapat meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus menunjang pelaksanaan pemerintahan daerah untuk pelaksanaan otonomi daerah yang berdaya guna dan berhasil guna secara nyata, dinamis, dan bertanggung jawab,” ungkapnya, Rabu.

Ia menambahkan, kehadiran perda ini juga diharapkan bisa membantu terciptanya pengelolaan keuangan yang tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab.

Untuk Perda Penanggulangan Penyakit, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat mencegah dan menanggulangi penyakit agar derajat kesehatan masyarakat meningkat.

Selain itu, dapat meningkatkan kinerja dan memberikan kepastian hukum bagi penyidik pegawai negeri sipil dalam menjalankan tugas.

Dengan telah disetujui dan ditetapkan bersama keempat raperda menjadi perda ini, ia mengajak stakeholder dapat segera menyosialisasikan perda tersebut kepada masyarakat. Baik melalui kesempatan formal maupun informal.

Baca juga: Dikbud Kabupaten Tegal Buka Pembelajaran Tatap Muka Mulai 18 Januari 2021, Begini Persiapannya

Baca juga: Lokawisata Baturraden Masih Sepi Pengunjung, Harus Bawa Hasil Tes Rapid dan Hujan Diduga Jadi Pemicu

Baca juga: Belum Final, KPU Terima 128 Gugatan Hasil Pilkada Serentak 2020

Baca juga: Jabat Menteri Agama, Gus Yaqut Berkomitmen Jadi Menteri Semua Agama: Tidak Boleh Ada Diskriminasi

"Tentunya, masing-masing anggota DPRD juga memiliki kesempatan menyosialisasikan perda tersebut kepada konstituen di daerah pemilihan masing-masing," katanya.

Kepada kepala perangkat daerah terkait, ia meminta segera menindaklanjuti dengan menyusun peraturan pelaksanaannya, baik peraturan bupati maupun keputusan bupati. Sehingga, dapat diaplikasikan di Kabupaten Purbalingga. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved