Berita Purbalingga

Begini Rencana Penerapan Protokol Kesehatan Ibadah Natal di Gereja Purbalingga

Selain protokol kesehatan rombongan Forkopimda juga memberikan bingkisan Natal ‘Tuka-Tuku’ dari produk unggulan UMKM Purbalingga.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB PURBALINGGA
Safari Natal Forkopimda Kabupaten Purbalingga, Selasa (22/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemkab Purbalingga memastikan perayaan Natal 2020 dapat dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Ini diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Purbalingga, HR Imam Wahyudi dalam Safari Natal Forkopimda, Selasa (22/12/2020).

Dia meminta untuk perayaan tahun baru dilaksanakan dengan cara sederhana.

Bisa secara virtual atau dibagi dalam beberapa waktu untuk menghindari kerumunan.

Sebab kerumunan berpotensi meningkatkan risiko penyebaran Covid 19. 

Baca juga: Sepekan Ungkap Dua Kasus Narkoba, Wakapolres Purbalingga: Dibeli Buat Konsumsi Sendiri

Baca juga: 24 Anggota DPRD Purbalingga Jalani Tes Swab, Sempat Kontak dengan Staf Positif Covid-19

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Purbalingga, Mobil Masuk ke Saluran Irigasi, Hilang Kendali Karena Mengantuk

Baca juga: Kapolres Purbalingga: Operasi Lilin Candi Kedepankan Protokol Kesehatan Masyarakat

“Mohon kiranya perayaan Natal dan Tahun Baru bisa saling menyesuaikan."

"Ini karena keadaannya memang berbeda dengan tahun sebelumnya,” katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (22/12/2020).

Selain menyampaikan imbauan protokol kesehatan dan ucapan Natal, rombongan Forkopimda juga memberikan bingkisan Natal ‘Tuka-Tuku’ dari produk unggulan UMKM Purbalingga

Ketua Majelis Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purbalingga, Amry Triyono menyampaikan, pelaksanaan Ibadah Natal 2020 akan disesuaikan kondisi pandemi Covid-19.

Pelaksanaan Ibadah Natal di GKJ Purbalingga dilaksanakan 2 kali yaitu pada pukul 07.00 dan pukul 09.00 dengan pengantar bahasa Indonesia dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain mematuhi protokol Kesehatan, anak usia di bawah 15 tahun, para lansia (usia di atas 60 tahun), dan jemaat yang kondisi fisiknya tidak sehat, diimbau untuk tidak hadir.

Mereka bisa mengikuti ibadah melalui live streaming (online) di rumah masing-masing. 

Romo Gereja Katholik Paroki Santo Agustinus Purbalingga, Stefanus Budi Prayitno Pr mengatakan, Ibadah Natal 2020 dibagi menjadi 4 waktu.

Ini mengingat pembatasan jumlah umat yang mengikuti ibadah dalam gereja untuk mengurangi risiko penularan Covid 19.

Pihaknya pun menyiapkan sarana kebersihan agar jemaat mudah melaksanakan protokol kesehatan.

Pihaknya juga menyiagakan petugas medis selama perayaan berlangsung. 

“Kami juga mengimbau umat supaya protokol kesehatan harus sungguh-sungguh ditaati."

"Kami sudah sediakan tempat cuci tangan, petugas cek suhu dan siapkan tim kesehatan, dokter dan perawat yang standby selama perayaan,” katanya. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Jumlah Pendaki Gunung Lawu Tetap Dibatasi, Maksimal 350 Orang, Ini Alasan Disparpora Karanganyar

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Ditiadakan di Kebumen, Yazid Ingatkan Kembali Pentingnya Protokol Kesehatan

Baca juga: Bupati Cilacap dan Istri Sudah Negatif Covid-19, Tatto Pamuji Beri Tips Mempercepat Kesembuhannya

Baca juga: Kades Cirahap di Banyumas Didugat Perdata, CV Setya Jaya Mandiri Minta Ganti Rugi Rp 2,38 Miliar

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved