Berita Banyumas
Momen Kelompok Remaja Pebalap Liar di Purwokerto Kocar-kacir Didatangi Polisi
Dalam patroli malam tersebut, Satuan Lalu Lintas Polresta Banyumas menindak total 47 pelanggar lalu lintas
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO -Kerumunan suporter dan remaja yang masih nongkrong di sejumlah ruas jalan Purwokerto mendadak bubar saat patroli gabungan Polresta Banyumas melintas pada Kamis (14/5/2026) dini hari.
Sebagian di antaranya kedapatan menggunakan knalpot bronk dan diduga hendak melakukan aksi balap liar di sejumlah titik rawan di wilayah kota.
Dalam patroli malam tersebut, Satuan Lalu Lintas Polresta Banyumas menindak total 47 pelanggar lalu lintas.
Rinciannya, 43 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat.
Patroli dimulai sekitar pukul 23.50 WIB dengan menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi nongkrong dan balap liar, seperti Jalan Gatot Soebroto, Jalan Soepardjo Rustam, Jalan Gerilya, Jalan Jenderal Soedirman hingga kawasan Jalan Bung Karno.
Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polresta Banyumas AKP Achmad Riedwan Prevoost, SIK dengan melibatkan personel gabungan lintas fungsi.
Petugas yang diterjunkan berasal dari Satlantas, Samapta, Intel, Provos, Satresnarkoba hingga Satreskrim.
Fokus patroli tidak hanya membubarkan kerumunan dan mencegah aksi balap liar, tetapi juga menindak kendaraan berknalpot bronk yang selama ini dikeluhkan warga karena menimbulkan kebisingan pada malam hingga dini hari.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, mengatakan, patroli malam tersebut merupakan respons atas banyaknya aduan masyarakat terkait maraknya balap liar dan penggunaan knalpot bronk di wilayah Purwokerto.
"Patroli ini kami lakukan secara intensif untuk mencegah aksi balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dan knalpot bronk yang mengganggu ketertiban umum," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com.
Petugas juga menggelar patroli dialogis dengan masyarakat dan kelompok remaja yang masih berkumpul di pinggir jalan.
Baca juga: Ketika Sambo Dihargai Rp 122 Juta oleh Presiden Prabowo
Polisi memberikan imbauan kamtibmas sekaligus edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
"Upaya ini tidak hanya penindakan, tetapi juga pencegahan dan edukasi agar masyarakat, khususnya para remaja, tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya seperti balap liar dan penggunaan knalpot bronk," tambahnya.
Menurut dia, patroli rutin akan terus ditingkatkan terutama pada jam-jam rawan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banyumas.
"Harapannya, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas semakin meningkat dan aksi balap liar serta knalpot bronk dapat diminimalisir sehingga situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Banyumas dapat terus terjaga," katanya. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Balap-liar-kocar-kacir.jpg)