Berita Nasional

Nama Gus Yasin Tak Muncul, Suharso Monoarfa Terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua Umum PPP

Suharso Monoarfa terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2020-2025 dalam Muktamar IX PPP.

Editor: rika irawati
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa saat Muktamar IX PPP di Makassar dan sembilan daerah lain secara virtual, Jumat (18/12/2020) malam. Suharso Monoarfa terpilih secara aklamasi sebagai ketua PPP periode 2020-2025. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Suharso Monoarfa terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2020-2025 dalam Muktamar IX PPP, Sabtu (19/12/2020).

Suharso menjadi satu-satunya kader PPP yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum.

Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) yang semula menyatakan diri bakal maju dalam perebutan kursi ketua, tak mendaftarkan diri.

"Pimpinan sidang sudah memberikan waktu untuk mendaftarkan diri namun hanya Pak Suharso Monoarfa yang mendaftarkan diri," kata Wakil Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) Muktamar IX PPP, Syaifullah Tamliha saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Maju Pencalonan Ketum PPP, Gus Yasin Siap Bertarung dengan Suharso Monoarfa

Baca juga: PPP Gagal Penuhi Target Kemenangan di Jateng, Pilkada Berikutnya Bertekad Usung Kader Sendiri

Baca juga: Dugaan Politik Uang Pilkada Kebumen, Relawan Koko Minta Gakumdu Usut Tuntas

Baca juga: Paslon Oji-Jeni Belum Terima Kekalahan di Pilkada Purbalingga, Desak Bawaslu Lakukan Hal Ini

Namun, Syaifullah tidak menjelaskan alasan Gus Yasin yang saat ini menjabat wakil gubernur Jawa Tengah, tidak mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum PPP periode 2020-2025.

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar IX PPP sekaligus pimpinan sidang Amir Uskara, sempat memberikan waktu 10 menit untuk menunggu kader lain mendaftar diri sebagai calon ketua umum.

Namun, hingga batas waktu yang ditentukan berakhir, tidak ada nama lain yang mendaftarkan diri.

Sejumlah kader pun berteriak aklamasi dalam rapat tersebut.
"Aklamasi, aklamasi," teriak para kader.

Amir pun meminta persetujuan seluruh peserta untuk menetapkan Suharso Monoarfa yang juga Plt Ketua Umum PPP sebagai ketua umum PPP periode 2020-2025.

"Jadi hanya ada satu calon. Karena hanya ada satu calon, maka kita langsung tetapkan sebagai ketua terpilih, setuju?," tanya Amir kepada seluruh peserta.

"Setuju," jawab seluruh peserta yang ikut secara virtual dari wilayah zonasi masing-masing.

Amir kemudian membacakan secara resmi terpilihnya Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP periode 2020-2025.

"Saudara doktor H Suharso Monoarfa MA dipilih sebagai ketua umum DPP PPP masa bakti 2021-2026 melalui sidang paripurna muktamar IX PPP," tutur Amir.

Baca juga: Ingin Masuk Jateng? Hasil Negatif Rapid Test Antigen Juga Berlaku di Hotel dan Naik Angkutan Umum

Baca juga: Yakinkan Masyarakat Karanganyar, Bupati Juliyatmono Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin

Baca juga: Jalur Terputus Akibat Pergerakan Tanah, Penghubung Dua Desa di Wanayasa Banjarnegara

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian: Waktunya Daerah Bikin Aturan Resmi Menyoal Kerumunan Massa

Setelah memilih ketua umum, agenda Muktamar IX akan dilanjutkan dengan melakukan proses voting untuk menentukan anggota formatur penyusunan kepengurusan.

Dalam sidang tersebut, telah disepakati jumlah formatur sebanyak 13 orang. (tribunnews/kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved