Senin, 27 April 2026

Penanganan Corona

Alhamdulillah, Pilkada Kendal Tak Munculkan Klaster Baru Covid-19

Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, antisipasi terhadap penyebaran virus corona dalam Pilkada sudah dilaksanakan maksimal.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Kendal 2020 dinilai tak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Katanya, hingga satu pekan seusai pesta demokrasi itu, perkembangan kasus Covid-19 di Kendal masih sama.

Ferinando menyebutkan, rata-rata setiap hari penambahan kasus virus corona di Kabupaten Kendal ada 50 kasus.

Baca juga: Hasil Pilkada Serentak di Jateng, Golkar Menang Banyak, Kemenangan Kendal Juga Sudah Diprediksi

Baca juga: Hasil Pilkada Kendal: Dico-Basuki Raih Suara Terbanyak, Unggul 65.333 Suara dari Pesain Terdekat

Baca juga: Jelang Simulasi KBM Tatap Muka di Kendal, Sekolah Wajib Bentuk Satgas Covid-19, Form Sudah Ada

Baca juga: Ketiban Berkah, Warga Panen Gratis Kerang yang Terbawa Ombak Besar di Pantai Sendang Sikucing Kendal

Jumlah tersebut tergolong tinggi seiring gencarnya tracing terhadap warga yang terpapar Covid-19.

Meski begitu, pihaknya mendata angka kesembuhan pasien yang terpapar virus corona juga cukup banyak di Kabupaten Kendal.

Sehingga pertumbuhan kasus pada beberapa pekan terakhir tidak terjadi lonjakan drastis.

"Berdasarkan data kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal, tidak ada kenaikan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelaksanaan pencoblosan."

"Angka kasus penyebaran virus corona, sebelum dan sesudah pelaksanaan pencoblosan masih cenderung sama."

"Rata-rata per hari sekira 50 orang," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (17/12/2020).

Pencegahan timbulnya kasus baru penyebaran Covid-19, menurut Ferinando, merupakan hasil kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat mencoblos.

Terlebih, ketatnya KPU Kabupaten Kendal dalam mengatur skema pencoblosan sesuai arahan dari Kemenkes dan KPU RI.

Katanya, saat hari pelaksanaan pencoblosan, pihak KPU benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan terukur.

Masyarakat pun dibekali sarung tangan plastik sekali pakai serta membawa alat tulis sendiri.

"Protokol kesehatan pada saat pencoblosan benar-benar dilaksanakan."

"Seperti pemilih yang harus mencuci tangan dan memakai sarung tangan plastik ketika mencoblos."

"Semua diatur sangat ketat sehingga kerumunan pun terhindarkan," ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, antisipasi terhadap penyebaran virus corona dalam Pilkada sudah dilaksanakan secara maksimal.

Hal itu dimaksudkan untuk mencegah munculnya klaster baru dalam Pilkada Kabupaten Kendal 2020.

Tidak hanya pada saat pencoblosan, pihaknya juga menerapkan pemantauan serta pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 saat masa kampanye.

Seperti melarang kampanye terbuka yang dikhawatirkan dapat mengumpulkan massa.

Tak lupa, Hevy mengapresiasi kepada masyarakat yang sudah mau menjalankan prosedur protokol kesehatan selama pesta demokrasi berlangsung.

"Pelaksanaan Pilkada sudah diatur sedemikian rupa, sehingga aman dari penyebaran virus corona."

"Kami utamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat Kendal," tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Covid-19 Kendal, total kasus aktif hingga saat ini mencapai 3.419 orang.

Rinciannya, 570 orang menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 132 orang meninggal, dan sisanya sembuh. 

Semua kecamatan di Kendal saat ini terdapat kasus Covid-19, dengan jumlah kasus tertinggi berada di Kecamatan Kota Kendal sebanyak 67 kasus.

Sedangkan terkecil ada di Kecamatan Limbangan sebanyak 9 kasus aktif. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: Banjarnegara Belum Jadi Kabupaten Layak Anak, Wabup: Ada Beberapa Indikator yang Kurang

Baca juga: Disnaker Purbalingga Buka Lagi Permohonan Rekomendasi Pembuatan Paspor bagi Calon TKI

Baca juga: Polresta Banyumas Bekuk 2 Pencuri Penggilngan Padi, Beraksi dari Pemalang Hingga Wonosobo

Baca juga: Diterima Berbentuk Barang dari Dua Sumber, Khusus untuk Warga Terdampak Bencana di Temanggung

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved