Breaking News:

Berita Karanganyar

Di Tasikmadu Karanganyar, Acara Hajatan Dibatasi Maksimal 2 Jam

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar juga membatasi acara hajatan hanya boleh 1,5-2 jam.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Ilustrasi. Anggota Satpol PP Karanganyar saat mengecek acara hajatan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kecamatan Tasikmadu menerapkan pembatasan penyelenggaraan hajatan menyusul adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar juga membatasi acara hajatan hanya boleh 1,5-2 jam.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunbanyumas.com dari Instagram @dinkeskaranganyar, tercatat, ada 60 kasus positif Covid-19 pada Selasa (14/12/2020).

Camat Tasikmadu Junaidi mengatakan, kebijakan pembatasan hajatan tersebut diambil untuk upaya menekan penyebaran virus Covid-19 terutama di wilayah Kecamatan Tasikmadu.

Ada beberapa aturan yang mesti diterapkan warga apabila hendak menggelar hajatan.

Baca juga: Dokter Klinik Meninggal Dunia Karena Covid-19, Layanan Dialihkan ke Puskesmas Kerjo Karanganyar

Baca juga: Belum Banyak Wisata di Kebakkramat, Alasan Disparpora Karanganyar Kembangkan Embung Plalar

Baca juga: Khawatir Muncul Klaster Sekolah, Dewan Minta Pemkab Karanganyar Kaji Ulang Rencana KBM Tatap Muka

Baca juga: Nurini Sebut Rencana KBM Tatap Muka Masih Dibahas Internal Disdikbud Karanganyar

Di antaranya, tamu maksimal 50 orang. Itu pun, sistem banyu mili. Artinya, tamu tidak diperkenankan datang bersamaan tetapi bergantian.

Durasi acara juga dibatasi, maksimal dua jam dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kami tidak melakukan pelarangan. Hanya pembatasan karena kemarin kan kasus (positif Covid-19) di Kecamatan Tasikmadu sudah mencapai 120 pasien Covid-19. Makanya, kami memutuskan, demi keamanan, kami batasi," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Rabu (16/12/2020).

Terkait pengawasan acara hajatan, lanjut Junaidi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kecamatan Tasikmadu. Mereka lah yang nanti mengecek ke lokasi hajatan.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini, baru ada sekitar 10 warga yang mengajukan izin penyelenggaraan hajatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved