Breaking News:

Berita Internasional

Pendaftaran Mulai Dibuka, Pemerintah Arab Saudi Segera Berikan Vaksin Gratis ke Warga

Arab Saudi bakal menggratiskan vaksin Covid-19 bagi warganya. Pendaftaran bagi penerima vaksinpun mulai dibuka.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi Vaksin Corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, RIYADH – Arab Saudi bakal menggratiskan vaksin Covid-19 bagi warganya. Pendaftaran bagi penerima vaksinpun mulai dibuka.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan, rakyat Arab Saudi dapat mendaftarkan dirinya mulai Selasa (15/12/2020).

Pendaftaran dilakukan melalui situs web yang telah disediakan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Dilansir dari Saudi Press Agency via Arab News, vaksin virus corona tersebut telah melewati seluruh tahap pengujian yang ditetapkan otoritas Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga mengatakan, vaksin tersebut mengandung respons imun yang kuat untuk melawan virus corona.

Baca juga: Tak Terpengaruh Pandemi, Perusahaan di Banyumas Ini Tetap Bisa Ekspor Emping Melinjo ke Arab Saudi

Baca juga: Nama Presiden Joko Widodo Jadi Nama Jalan di Abu Dhabi Uni Emirat Arab, Ini Alasannya

Baca juga: Olahan Nanas Asal Purbalingga Sudah Banjiri Pasar Arab Saudi, Namanya NanasQu Berbentuk Koktail

Baca juga: Terlibat Korupsi, Komandan Militer Arab Saudi Dipecat Raja Salman

Kementerian tersebut menambahkan, suntikan vaksin Covid-19 akan disediakan secara gratis bagi warga dan penduduk sesuai arahan pemimpin Arab Saudi.

Kerajaan tersebut sedianya akan menggelar vaksinasi virus corona bagi warganya yang terbagi menjadi tiga tahap. Setiap tahap akan memiliki kelompok sasaran.

Pada tahap pertama, akan menyasar warga negara dan penduduk yang berusia di atas 65 tahun, mereka yang rentan terhadap infeksi, dan mereka yang mengalami obesitas dengan BMI di atas 40.

Selain itu, tahap pertama ini juga menyasar warga negara dan penduduk yang mengalami defisiensi imun, orang dengan riwayat stroke, dan mereka yang memiliki dua atau lebih penyakit kronis termasuk asma, diabetes, dan penyakit ginjal kronis.

Sementara itu, tahap kedua akan menargetkan orang-orang yang berusia di atas 50 tahun dan praktisi kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved