Breaking News:

Berita Kudus

Cegah Kerumunan, Pemkab Kudus Berencana Tutup Tempat Wisata saat Libur Pergantian Tahun

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana menutup tempat wisata di wilayah tersebut, saat pergantian tahun 2021.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Pengunjung obyek wisata Taman Krida Semarang tengah mengamati monyet koleksi tempat wisata tersebut, Rabu (2/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana menutup tempat wisata di wilayah tersebut, saat pergantian tahun 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, penutupan tempat wisata itu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

"Ini masih kami bahas dengan Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah). Nanti kami rapatkan dulu," jelas dia, Rabu (16/12/2020).

Menurutnya, penutupan tempat wisata saat akhir tahun ‎tersebut akan mencegah penyebaran Covid-19.

"Penutupan tempat wisata itu alasannya supaya tidak ada yang berpergian pariwisata di Kudus," ujar dia.

Baca juga: Korban Banjir di Desa Jati Wetan Kudus Mulai Keluhkan Gatal

Baca juga: 72 Rumah di Jati Wetan Kudus Kebanjiran Sejak Rabu Malam, Belum Ada Tanda-tanda Surut

Baca juga: Ingin Perluas TPA Tanjungrejo, Dinas PKPLH Kudus Siapkan Dana Rp 5 Miliar

Baca juga: Satroni Rumah Guru SMP di Kudus, Seorang Perampok Bawa Kabur Perhiasan setelah Ikat Korban

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kudus, Tris Suyitno menyerahkan seluruh kebijakan kepada pemerintah daerah setempat.

"Kami serahkan seluruhnya kepada pengambil kebijakan," ujar dia.

Kendati demikian, pihaknya memprediksikan, tempat wisata bisa tetap dibuka asalkan mengikuti protokol kesehatan.

"Selama protokol kesehatan dilakukan, harusnya tidak menjadi masalah kalaupun tidak ditutup, ujar dia.

Pasalnya, wacana penutupan tempat ‎wisata itu akan berdampak pada penurunan pendapatan sektor perhotelan dan restoran.

"Yang pasti, penurunan (pendapatan) akan terjadi. Kalau berapa persennya, kami belum bisa menghitung pasti," jelas dia.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengantisipasi terjadi lonjakan pengunjung saat liburan.

"Kedatangan tamu dari luar kota, ini yang perlu hati-hati," ujar dia. (*)

Baca juga: Kasih Jaminan Tas Berisi Plastik, Pemuda Banjarnegara Gondol Yamaha R 15 yang Ditawarkan di Facebook

Baca juga: Presiden Pastikan Vaksin Covid-19 untuk Semua Warga, Gratis

Baca juga: Pemancing Temukan Mayat di Sungai Desa Jatisari Kebumen, Ternyata Orang Hilang Sejak 30 November

Baca juga: Sederhana, Peringatan Hari Jadi Ke-190 Kabupaten Purbalingga Hanya Ditandai Doa Bersama

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved