Breaking News:

Berita Kebumen

Pemancing Temukan Mayat di Sungai Desa Jatisari Kebumen, Ternyata Orang Hilang Sejak 30 November

Jenazah laki-laki yang kondisinya sudah tidak utuh itu diketahui bernama Sumeri (75), warga Kelurahan Selang, Kecamatan/Kabupaten Kebumen.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas mengevakuasi mayat pria yang ditemukan di sungai Desa Jatisari, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Selasa (15/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemancing di sungai Dukuh Kedungjati, Desa Jatisari, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, kaget saat menemukan mayat dalam kondisi tidak utuh, Selasa (15/12/2020) sekira pukul 14.30 WIB.

Jenazah laki-laki yang kondisinya sudah tidak utuh itu diketahui bernama Sumeri (75), warga Kelurahan Selang, Kecamatan/Kabupaten Kebumen.

Identitas jasad tersebut terungkap dari baju yang dikenakan. Baju itu masih dikenali keluarga.

"Saat pertama ditemukan, tidak ada identitas yang melekat. Kondisinya sudah rusak," jelas Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Rumah Tepian Sungai Luk Ulo Makin Terancam Longsor, Pemkab Kebumen Upayakan Pasang Bronjong

Baca juga: Curiga Bau Tak Sedap, Warga Panggel Kebumen Cek dan Temukan Mayat di Sumur. Ini Identitasnya

Baca juga: Warga Sempat Saksikan Khabib Tercebur di Sungai Kedungbener Kebumen, Pemuda Itu Dinyatakan Hilang

Baca juga: Hasil Sementara Pilkada 2020 di Jateng: Kotak Kosong di Kebumen Dapat 38,7 Persen Suara

Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto menambahkan, pengungkapkan identitas mayat itu berawal dari adanya warga yang semula melaporkan kehilangan keluarga, mengecek.

Warga itu pun meyakini, mayat tersebut sebagai anggota keluarganya setelah melihat baju partai dan jaket garis-garis yang masih melekat di tubuh korban.

"Penuturan keluarga, korban sering memakai pakaian itu semasa hidup. Jadi, tidak susah mengenali korban," lanjut Iptu Sugiyanto.

Keterangan keluarga, korban terakhir menghilang sekitar 17 hari lalu, atau tanggal 30 November 2020.

Korban sehari-hari tinggal sendirian di rumah. Sedangkan anaknya, tinggal di luar Kebumen.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Inafis Polres Kebumen bersama Polsek Kebumen, kuat dugaan korban meninggal bukan karena tindak pidana. Dimungkinkan, korban terpeleset hingga terbawa arus sungai. (*)

Baca juga: Sederhana, Peringatan Hari Jadi Ke-190 Kabupaten Purbalingga Hanya Ditandai Doa Bersama

Baca juga: Makin Cantik, Jembatan Lengkung di Jalan Bung Karno Purwokerto Dilengkapi Lampu Bergradasi Warna

Baca juga: DKK Karanganyar Temukan Obat Keras di Jual di Pasar Tradisional, Ini Ciri Obat Boleh Dijual Bebas

Baca juga: Emosi Saudara Kembar Dihina, Pemuda 21 Tahun Asal Kemangkon Tusuk Punggung Buruh di Purbalingga

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved