Breaking News:

Berita Banjarnegara

Kasih Jaminan Tas Berisi Plastik, Pemuda Banjarnegara Gondol Yamaha R 15 yang Ditawarkan di Facebook

Keduanya menjadi tersangka kasus penggelapan dan penipuan sepeda motor yang terjadi Rabu (9/12/20), di depan SMP Muhammadiyah Alun-alun Banjarnegara.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik memeriksa tersangka penggelapan dan pencurian sepeda motor warga Kemangkon Purbalingga, di Mapolres Banjarnegara, Selasa (15/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Satreskrim Polres Banjarnegara meringkus YA (25), warga Kecamatan Banjarnegara, dan KS (39), warga Kota Semarang.

Keduanya menjadi tersangka kasus penggelapan dan penipuan sepeda motor yang terjadi Rabu (9/12/20), di depan SMP Muhammadiyah Alun-alun Banjarnegara.

Pengungkapan kasus itu, kata Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, berawal dari laporan korban, HT (35), warga Kemangkon, Purbalingga.

Pada Selasa (8/12/2020), HT memposting foto sepeda motor yang akan dia jual di media sosial Facebook. Dalam unggahan tersebut disertai nomor telepon.

Tak lama kemudian, HT menerima pesan dari YA yang mengaku berminat membeli motor itu.

"Korban dan pembeli sepakat bertemu di depan SMP Muhammadiyah Banjarnegara untuk transaksi jual beli keesokan harinya," katanya, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: 27 Warga Terdampak Bencana Dibantu Pemkab Banjarnegara, Besaran Bantuan Sesuai Kerusakan Rumah

Baca juga: Kepada Andy F Noya, Bupati Banjarnegara Blak-blakan Alasan Membangun di Tengah Wabah Covid-19

Baca juga: 237 Atlet Pelatkab Banjarnegara Jalani Tes Parameter, KONI Pastikan Terapkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Siaga Darurat Bencana Berlaku Hingga Januari 2021, Berikut Peta Kerawanan di Banjarnegara

Kasat Reskrim Iptu Donna Briadi menambahkan, saat bertemu, terjadi tawar menawar. Keduanya akhirnya menyepakati harga motor tersebut Rp 10 juta.

Sebelum membayar, YA meminta agar boleh menjajal motor tersebut. Ia meninggalkan tas sebagai jaminan.

Ternyata, YA tak pernah kembali menemui HT. Setelah tas yang ditinggalkan dicek, hanya berisi sampah plastik.

"Nomor handphone juga sudah tidak aktif," kata Donna.

Seusai menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan sehingga memperoleh bukti kuat.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved