Berita Kriminal
Keji, Ibu Bunuh Anak yang Baru Dilahirkannya di Temanggung, Dibekap Lalu Dikubur di Pekarangan
Menurut AKP Made, kasus pembunuhan bayi di Temanggung bermula saat warga menaruh curiga dengan adanya kuburan anak kambing di sebuah pekarangan.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
"Hasil penyelidikan dan penyidikan, ada motif malu dari pihak pelaku dan ada problem ekonomi."
"Ibu korban sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun masih menjalani perawatan di RSUD Temanggung."
"Pihak lain masih dalam proses pengembangan," jelasnya.

Baca juga: Bukan Drop, Ini Alasan Dinkes Pindah Rawat Bupati Cilacap dan Istri yang Positif Covid-19 di RSUD
Baca juga: Bendung Gerak Serayu Berstatus Awas, Warga Cilacap dan Banyumas bagian Barat Diminta Waspada Banjir
Baca juga: Berdalih Bantu Saudara, Warga Adipala Cilacap Ini Pilih Gadaikan Mobil Rental di Temanggung
Diketahui dari penuturan warga, P tega menghabisi bayi yang dilahirkannya di sebuah kandang kambing samping rumahnya.
Warga mulai menaruh curiga kepada makam anak kambing yang tak jauh dari rumah korban sehingga membongkarnya.
"Bayi itu telah dilakukan outopsi dan ternyata saat dilahirkan memang dalam kondisi hidup."
"Suami mengaku tidak tahu kalau istrinya sudah melahirkan," ungkap AKP Made.
Haryono warga sekitar mengatakan, pada hari itu, ia kaget karena banyak warga yang berkumpul untuk membongkar makam anak kambing sepulangnya dari kerja.
Haryono pun bergegas menghampiri warga untuk memastikan apa yang terjadi.
"Awalnya saya tidak tahu kenapa banyak warga berkumpul, katanya mau bongkar makam kambing depan kandang."
"Saya waktu itu baru pulang kerja, sore hari," kata Haryono.
Haryono kaget saat ditemukan jasad bayi tak bernyawa terpendam dalam keadaan terbungkus.
Katanya, atas kejadian tersebut, warga sempat heboh dan segera melaporkannya ke Polsek Kedu.
"Awalnya memang banyak yang membicarakan masalah penguburan cempe atau anak kambing."
"Ketika dikeduk pak RT dan warga, ternyata bayi. Kaget warga," tuturnya.