Breaking News:

Berita Purbalingga

Harga Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Nataru, Pemkab Purbalingga Siapkan Skenario Operasi Pasar

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Purbalingga akan menggelar rapat koordinasi dengan distributor kebutuhan pokok dan bulog.

TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Suasana Pasar Bukateja Purbalingga, Rabu (9/12/2020). Pemkab Purbalingga mewaspadai kenaikan harga sejumlah barang di pasaran menjelang Natal dan Tahun Baru. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengantisipasi terjadinya lonjakan harga menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sekretaris Dinperindag Purbalingga Johan Arifin mengatakan, seperti dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, menjelang Nataru, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan para distributor kebutuhan pokok masyarakat, serta bulog.

Ini untuk mengantisipasi terjadinya panic buying seperti terjadi pada momentum sama di tahun-tahun sebelumnya.

Pihaknya pun telah menyiapkan skenario operasi pasar jika nanti dibutuhkan untuk meringankan beban masyarakat.

"Mungkin, yang mesti diwaspadai (kenaikan harga) bawang dan cabai merah yang biasanya naik menjelang Nataru," katanya, Rabu (9/12/2020).

Baca juga: PDIP Purbalingga Rilis Kemenangan Tiwi-Dono, Ini Hasil Perhitungan Internal Mereka

Baca juga: Tak Kendor, Setiap Hari BPBD Purbalingga Semprot Disinfektan ke Fasilitas Umum untuk Cegah Covid-19

Baca juga: Bertahap Hingga Akhir Desember 2020, BPUM Rp 2,4 Juta Sudah Mulai Dicairkan di Purbalingga

Baca juga: Anggaran Dipangkas Rp 93 Miliar untuk Penanganan Covid-19, DPUPR Purbalingga Pilih Tambal Jalan

Selain itu, pihaknya juga akan memonitor secara intensif terhadap perkembangan harga-harga kebutuhan pokok di pasar.

Sejauh ini, hingga memasuki awal pekan kedua bulan Desember ini, ia belum melihat adanya lonjakan harga untuk kebutuhan pokok masyarakat.

Dia menduga, kondisi ini disebabkan adanya wabah Covid-19 yang hingga sekarang belum reda.

Pandemi Covid-19 telah menurunkan daya beli masyarakat. Sehingga, diperkirakan, tidak akan terjadi panic buying seperti tahun-tahun sebelumnya.

Masyarakat juga membatasi konsumsinya di masa pandemi ini. Ia yakin, momentum Nataru kali ini tak berpengaruh signifikan terhadap kenaikan harga barang.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved