Breaking News:

Berita Purbalingga

Anggaran Dipangkas Rp 93 Miliar untuk Penanganan Covid-19, DPUPR Purbalingga Pilih Tambal Jalan

Sebelum ada pandemi Covid-19, Pemkab Purbalingga mengalokasikan sekitar Rp 123 miliar dari APBD 2020 untuk kegiatan DPUPR selama setahun.

TRIBUN BANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Ilustrasi. Seorang pengendara melintasi jalan kabupaten di depan Kantor Kelurahan Kembaran Kulon, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Senin (24/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Penanganan Covid-19 di Purbalingga telah menyedot banyak anggaran daerah setempat. Akibatnya, sejumlah kegiatan pembangunan terganggu, termasuk peningkatan infrastruktur jalan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Purbalingga Drajat Uji Wakhyono mengatakan, sebelum ada pandemi Covid-19, Pemkab Purbalingga mengalokasikan sekitar Rp 123 miliar dari APBD 2020 untuk kegiatan DPUPR selama setahun.

Tetapi, wabah corona memaksa Pemkab mengambil langkah strategis untuk mengendalikan penyebaran virus yang mendunia itu.

Di antaranya, melalui kebijakan refocussing. Sebagian anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipangkas atau dialihkan untuk pengendalian pandemi tersebut.

Baca juga: Tunggu Hasi Kajian Dinas ESDM Jateng, Penanganan Tanah Bergerak di Pengadegan Purbalingga

Baca juga: Pemkab Purbalingga Bakal Beri Hadiah Rp 2,5 Juta, Warga yang Laporkan Politik Uang Disertai Bukti

Baca juga: Cuti Selesai, Dyah Hayuning Pratiwi Kembali Jabat Bupati Purbalingga

Baca juga: KPU Purbalingga Minta PPK Siapkan TPS Cadangan untuk 3 Wilayah Terancam Banjir dan Longsor

Di DPUPR, anggaran yang tersedia dipangkas hingga tersisa sekitar Rp 30 miliar. Akibatnya, DPUPR batal mengerjakan sejumlah pembangunan, di antaranya peningkatan jalan.

"Setelah adanya Covid-19, dipangkas menjadi sekitar Rp 30 miliar. Kami harus berhemat dalam hal belanja dan melakukan prioritas," kata Drajat, Senin (7/12/2020).

Karenanya, Drajat mengatakan, banyak jalan kabupaten yang masih rusak. Perbaikan yang dilakukan bersifat pemeliharaan rutin lewat penambalan jalan berlubang.

"Misal, (jalan) harus ditingkatkan tapi karena dana cekak, akhirnya dipelihara terus (pemeliharaan rutin)," katanya. (*)

Baca juga: Jadi Tempat Kerumunan saat Akhir Pekan, Jalan Bung Karno Purwokerto Bakal Dijaga Satpol PP Banyumas

Baca juga: 175 Pejabat Pemkab Cilacap Diswab, Sempat Kontak dengan Bupati dan Istri yang Positif Covid-19

Baca juga: Gara-gara Anak Bermain Korek Api saat Ibu Mengisi Bensin Eceran, Rumah di Kota Tegal Ludes Terbakar

Baca juga: Surplus 400 Juta, Pendapatan Sektor Wisata di Banyumas Lebihi Taraget PAD Rp 3,2 Miliar

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved