Berita Purbalingga
Kasus Pelecehan di Purbalingga Meningkat, Korban Mulai Berani Speak Up
UPTD PPA Kabupaten Purbalingga menyebut, kasus kekerasan pelecehan dan bullying di Purbalingga mengalami peningkatan hingga 32 kasus
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA — Hingga awal bulan September 2025, UPTD PPA Kabupaten Purbalingga menyebut, kasus kekerasan pelecehan dan bullying di Purbalingga mengalami peningkatan hingga 32 kasus. Dengan rincian 4 kasus bullying dan 28 kasus kekerasan dan pelecehan.
Namun meskipun mengalami peningkatan, Kepala UPTD PPA Kabupaten Purbalingga, Iman Solihin menyebut angka tersebut justru mengarah ke penilaian yang positif.
"Maksudnya adalah, orang tua ataupun saksi sekarang sudah banyak yang berani untuk speak up. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mungkin belum berani," ujarnya, Rabu (3/9/2025).
Dengan munculnya keberanian untuk melapor, menurutnya ini menjadi salah satu hal yang positif, sebab dengan begitu pihaknya bisa lebih mudah untuk memberikan penanganan dan memberikan hak sesuai dengan kebutuhan korban.
"Dengan adanya aduan tersebut, tentunya kami bisa lebih cepat juga dalam memberikan penanganan terhadap korban, baik secara hukum ataupun psikologis," katanya.
Baca juga: Aksi Solidaritas untuk Affan yang Beda Oleh Komunitas Ojol di Wonosobo, Gelar Tahlilan di Pendopo
Ia pun mengingatkan, kepada masyarakat di Purbalingga apabila melihat dan mendengar kasus kekerasan, pelecehan ataupun bullying untuk dapat segera melapor ke pihak yang berwajib.
Pihaknya juga berharap dengan adanya UPTD PPA, kedepannya untuk kasus kekerasan, pelecehan ataupun bullying pada anak-anak dan perempuan di Purbalingga bisa berkurang.
"Dan kami juga berharap, masyarakat, ataupun orang tua itu dapat saling menjaga anak-anak dan perempuannya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kantor-UPTD-PPA-Kabupaten-Purbalingga.jpg)