Minggu, 3 Mei 2026

Berita Cilacap

Nelayan Cilacap Diminta Waspada, Gelombang Tinggi 4 Meter Berpotensi Terjadi Hingga Senin

Nelayan di Cilacap diminta mewaspadai gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter. Informasi dari BMKG, potensi gelombang tinggi terjadi hingga Senin.

Tayang:
Tribun Banyumas/Raafi Dylan Fardhani (IT)
WISATA PANTAI - Sejumlah masyarakat bermain di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (3/5/2026). BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi di perairan selatan Cilacap. 
Ringkasan Berita:

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan selatan Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (3/5/2026).

Laporan sitkonwil BPBD Cilacap mencatat, kondisi pagi hari terpantau cerah berawan, namun berpotensi berkembang menjadi hujan ringan hingga sedang.

Arah angin yang bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan 10-30 km/jam turut memengaruhi kondisi perairan dan cuaca di wilayah tersebut.

Suhu udara berkisar antara 26-32 derajat Celsius, dengan kelembaban tinggi mencapai 60-90 persen yang memicu potensi hujan secara tiba-tiba.

Baca juga: Patungan Rp 150 Ribu Demi Sabu, Dua Pria di Cilacap Diciduk Polisi di Hutan Kubangkangkung

Potensi gelombang tinggi masih berpeluang terjadi hingga Senin (4/5/2026).

Di wilayah laut selatan, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, sehingga masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.

Bahkan, berdasarkan peringatan dini BMKG, gelombang dapat meningkat hingga 2,5 sampai 4,0 meter di perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo mengimbau masyarakat tidak mengabaikan potensi risiko yang bisa terjadi akibat perubahan cuaca.

"Gelombang tinggi ini perlu diwaspadai, terutama bagi nelayan dan warga yang beraktivitas di laut maupun pesisir," ujar Taryo.

Baca juga: Dilarikan ke RS, Ratusan Santri Cilacap Diduga Keracunan Makanan. Dinkes Tunggu Hasil Uji Lab Sampel

Ia juga menegaskan, pentingnya memantau informasi resmi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami harap masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti perkembangan informasi dari BMKG serta BPBD," tegasnya.

BPBD Cilacap menyatakan akan terus melakukan pemantauan intensif sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem. (*)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved