Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Kirim Logistik Pilkada Via Demak, KPU Kabupaten Semarang: Bahaya Bila Melintasi Sungai Jragung

Dusun Borangan, Kedungglatik, dan Sapen di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang saat ini rawan terdampak banjir dari limpasan air Sungai Jragung.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang Mundjirin memimpin rapat kesiapan akhir menjelang Pilbup Semarang 2020 di Ruang Rapat Bupati Semarang, Senin (7/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - KPU Kabupaten Semarang terpaksa mengirim logistik untuk Pilbup Semarang 2020 melewati wilayah Kabupaten Demak, Senin (7/12/2020). 

Skenario pengiriman itu dilakukan menyusul adanya tiga dusun di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang sulit diakses akibat cuaca ekstrim.

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan Dusun Borangan, Kedungglatik, dan Sapen di Kecamatan Pringapus saat ini rawan terdampak banjir dari limpasan air Sungai Jragung.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 saat Pilwakot, BPBD Kota Semarang Semprotkan Disinfektan ke Sejumlah TPS

Baca juga: CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi Pasrah Jika Klubnya Ditinggalkan Pemain Asing Akibat Kompetisi Mandeg

Baca juga: 25 Ibu Muda di Kota Semarang Jadi Korban Penipuan Berkedok Arisan Online, Rugi Hingga Ratusan Juta

Baca juga: Awas Politisasi Program Pemerintah di Masa Tenang Pilkada Kabupaten Semarang, Ini Kata Bawaslu

“Jika lewat jalur Kabupaten Semarang petugas harus menempuh jarak sekira 27 kilometer dari pusat kecamatan atau setara waktu 1,5-2 jam perjalanan menggunakan sepeda motor."

"Jadi agar lebih aman, pengiriman melalui jalur Demak."

"Sehingga debit air yang semakin banyak tidak menimbulkan kerawanan karena petugas menyeberang sungai,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (7/12/2020).

Menurut Maskup, kesulitan akses pengiriman logistik juga dialami PPK menuju Desa Duren, Kecamatan Sumowono.

Dimana beberapa kali armada pengangkut logistik terjebak di jalanan tanah yang lembek dan licin.

Akses menuju Desa Duren, lanjutnya, menyusuri jalan penghubung antar desa perbukitan.

Dia menambahkan, Desa Duren merupakan satu di antara desa terluar dengan akses penghubung yang masih cukup minim.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved