Breaking News:

Berita Duka

Kakek Raswan Sudah Tergeletak di Tepian Sungai, Warga Purbalingga Ini Meninggal Jelang Salat Jumat

Kapolsek Padamara, AKP Tri Arjo Irianto mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban dan Yasmuri sempat pergi bersama ke sawah sekira pukul 08.00. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES PURBALINGGA
Pihak kepolisian mengecek tempat kejadian perkara seorang kakek meninggal di sungai Desa Dawuhan, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Jumat (4/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Raswan (70) warga Desa Dawuhan, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga ditemukan meninggal dunia di sungai desa setempat, Jumat (4/12/2020).

Korban pertama kali ditemukan oleh Yasmuri (70), warga setempat yang saat itu hendak ke sawah.

Polisi yang datang memeriksa jenazah korban bersama petugas medis Puskesmas.

Baca juga: Senam Olah Napas Merpati Putih Purbalingga, Diyakini Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19

Baca juga: Cerita Penambang Pasir di Purbalingga, Arif Perlu Bersabar, Pasca Banjir Biasanya Ketiban Rezeki

Baca juga: Pjs Bupati Purbalingga Jamin Kesehatan Warga yang Ingin Gunakan Hak Pilih di Pilkada 9 Desember

Baca juga: Pantau Kesiapan Pilkada Purbalingga, Sarwa Pramana Minta KPU Siapkan Dua Perlakuan Khusus

Kapolsek Padamara, AKP Tri Arjo Irianto mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban dan Yasmuri sempat pergi bersama ke sawah sekira pukul 08.00. 

Siangnya sekira pukul 11.30, keduanya pulang untuk istirahat dan melaksanakan salat Jumat.

"Saat keduanya melintas di sungai, korban menuju sungai untuk mandi."

"Sedangkan saksi melanjutkan perjalanan pulang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat, (4/12/2020). 

Seusai salat Jumat, Yasmuri yang kembali berangkat ke sawah dibuat kaget saat mendapati korban dalam keadaan tergeletak di sungai.

Saat dicek, korban sudah tidak bergerak hingga ia meminta bantuan warga untuk menolong.

Namun korban diketahui sudah meninggal dunia.

Kapolsek menjelaskan, hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban, tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Diduga korban meninggal dunia dua jam sebelum ditemukan.

Penyebabnya diduga akibat serangan jantung.

Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit asma. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Musim Penghujan, Pengelola Wisata di Karanganyar Wajib Waspadai Potensi Bencana Ini

Baca juga: Dapat Tugas Khusus Selama Libur Nataru, Personel Satpol PP Kabupaten Semarang Tambah Dua Kali Lipat

Baca juga: Kabar Kapten PSIS Semarang di Brazil, Wallace Costa Pilih Latihan Mandiri Bersama Keluarga

Baca juga: Empat Perampok Akhirnya Tertangkap Polisi, Gasak Perhiasan Emas dan Uang Warga Kabupaten Tegal

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved