Penanganan Corona

Dapat Tugas Khusus Selama Libur Nataru, Personel Satpol PP Kabupaten Semarang Tambah Dua Kali Lipat

Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, Tajudin Noor mengatakan, bersama aparat keamanan menyiapkan kekuatan dua kali lipat dari sebelumnya.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Seorang petugas keamanan berjaga di lokasi wisata Dusun Semilir yang telah dipasangi garis kuning penghentian sementara kegiatan usaha Satpol PP Kabupaten Semarang, Senin (30/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 ( Nataru), Satpol PP Kabupaten Semarang bakal menambah personil dalam operasi yustisi protokol kesehatan virus corona (Covid-19).

Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, Tajudin Noor mengatakan, bersama aparat keamanan menyiapkan kekuatan dua kali lipat dari sebelumnya.

Baca juga: Stadion Citarum Semarang Disewakan, Yoyok Sukawi: Tapi Sekadar Fun Football, Bukan Turnamen

Baca juga: Vaksinasi Pemain Liga 1 Ditanggung PT LIB, PSIS Semarang: Memang Sudah Seharusnya

Baca juga: Wisata Dusun Semilir Ditutup Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Semarang: Sudah Terlambat

Baca juga: Sudah Selesai Direhab, Terminal Mangkang Semarang Beroperasi Mulai 2021

“Tetapi karena ini di era pandemi, kesiapsiagaan itu ditambah dua kali lipatnya."

"Kami ada tugas khusus, instruksi dari pusat maupun provinsi."

"Termasuk juga dari Bupati Semarang, dalam hal ini Satgas Covid-19,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (4/12/2020).

Menurut Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang tersebut, seluruh personil yang terlibat akan mengintensifkan pemantauan serta pengawasan perkembangan Covid-19.

Disamping potensi kerumunan masyarakat di tempat wisata dan ruang publik.

Dia menambahkan, dari laporan kasus warga terpapar corona per Kamis (3/12/2020) pukul 16.00, jumlah masyarakat Kabupaten Semarang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3.088 orang.

"Rinciannya, 124 dirawat, 691 menjalani isolasi, 2.125 dinyatakan sembuh, dan 148 meninggal dunia dalam status positif Covid-19," katanya.

Pihaknya menyatakan, sedang warga yang dirawat di beberapa rumah sakit dan statusnya masih suspek menunggu hasil laboratorium sebanyak 49 orang dan meninggal ada 96 orang.

Selama Nataru, pola patroli berkala bakal diarahkan ke rumah-rumah ibadah selama ada Misa Natal.

Selain Misa Natal daring, ada yang menggelar Misa tatap muka.

"Tetap kami kawal semuanya."

"Rata-rata gereja sudah mengirim pemberitahuan ke Satgas Covid-19,” ujarnya. (M Nafiul Haris)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Baca juga: 179 Siswa SMK Negeri Jateng Positif Covid-19, Dinkes: Semua Berkategori OTG

Baca juga: 14.575 Personel Gabungan TNI Polri Siap Amankan Pilkada Serentak di Jateng, 9 Desember

Baca juga: Bawaslu Jateng: 84 ASN Dikenai Sanksi Pelanggaran Netralitas, 11 Masih Diproses KASN

Baca juga: MUI Jateng Keluarkan Seruan Kaitan Covid-19 dan Pilkada Serentak, Begini Isinya

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved