Berita Jawa Tengah

Musim Penghujan, Pengelola Wisata di Karanganyar Wajib Waspadai Potensi Bencana Ini

Titis Sri Jawoto meminta kepada pengelola objek wisata agar mendeteksi dini guna antisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi saat musim penghujan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Disparpora Kabupaten Karanganyar mengingatkan pengelola objek wisata terkait potensi bencana yang terjadi saat musim penghujan

Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto meminta kepada pengelola objek wisata agar mendeteksi dini guna antisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi saat musim penghujan.

Terutama objek wisata air seperti air terjun, turbing, serta wana wisata. 

Baca juga: 177 Kelompok Ternak Dapat Bantuan, Pemkab Karanganyar: Penerima Bakal Dicek Secara Berkala

Baca juga: DKK Karanganyar: Melalui Puskesmas, Warga Calon Penerima Vaksin Sudah Mulai Didata

Baca juga: Sebulan Ungkap Enam Kasus Perjudian di Karanganyar, Ada yang Dilakukan Secara Terang-terangan

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Bupati Karanganyar: Karena Warga Makin Cuek Protokol Kesehatan

"Kami kira mereka sudah mengenali kondisi di objek wisata masing-masing."

"Misal bermain air di objek yang dekat dengan sungai, tahunya di situ terang tapi tiba-tiba di bagian atas hujan."

"Debit air jadi tinggi, begitu juga air terjun," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (4/12/2020). 

Dia berharap, sekecil apapun potensi bencana dapat dideteksi.

Semisal pemasangan rambu peringatan di lokasi wisata dengan kontur tebing.

Memangkas pohon rapuh supaya saat ada angin kencang tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengunjung. 

Lebih lanjut, Disparpora akan memberikan pemberitahuan kepada pengelola wisata supaya mewaspadai hal tersebut.

Menurutnya, setelah dilakukan deteksi dini potensi bencana, dinas terkait dapat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Karanganyar terkait mitigasi bencana. 

Terpisah, Kalakhar BPBD Kabupaten Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto menambahkan, bekerja sama dengan relawan di masing-masing daerah untuk memantau perkembangan cuaca.

Sehingga ketika ada potensi bencana dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. 

"Apabila nanti dari Dinas Pariwisata menghendaki (pengecekan), kami tunggu petunjuk selanjutnya," imbuhnya. (Agus Iswadi)

Baca juga: Cerita Penambang Pasir di Purbalingga, Arif Perlu Bersabar, Pasca Banjir Biasanya Ketiban Rezeki

Baca juga: Longsor Terjadi di Beji Banjarmangu, Jalur Banjarnegara-Pekalongan Sempat Terputus

Baca juga: 1.103 Surat Suara Rusak di Wonosobo, KPU: Dominasi Karena Bercak Tinta di Kolom Pencoblosan

Baca juga: Berdalih Bantu Saudara, Warga Adipala Cilacap Ini Pilih Gadaikan Mobil Rental di Temanggung

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved