Breaking News:

Berita Banjarnegara

Dengar Longsor Tutup Jalur Banjarnegara-Semarang, Bupati Budhi Sarwono Langsung Pimpin Pembersihan

Longsor di dekat patung pahlawan tersebut terjadi sekira magrib. Kemacetan sempat terjadi karena jalur sempat tak bisa dilalui kendaraan.

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memimpin proses pembersihan tanah longsor di jalan nasional di Desa Bandingan, Sigaluh, Selasa (1/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Longsor terjadi di Jalan Nasional Banjarnegara, tepatnya di Karangsari, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Selasa (12/11/2020). Jalur itu merupakan akses utama Banjarnegara ke Wonosobo atau Semarang.

Longsor di dekat patung pahlawan tersebut terjadi sekira magrib. Kemacetan sempat terjadi karena jalur sempat tak bisa dilalui kendaraan.

Mendapat laporan terkait longsor ini, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono langsung meluncur ke lokasi.

Ia pun memerintahkan tim BPBD agar mengerahkan alat berat karena material longsor yang cukup banyak menimbun jalan.

Bantuan alat berat juga datang dari perusahaan swasta.

Baca juga: Bupati Banjarnegara Pastikan Semua Jalan di Desa Petir Bakal Mulus Tahun Depan

Baca juga: Cuci Darah Tak Perlu Lagi Antre Lama, RSUD Banjarnegara Tambah Mesin dan Kamar Khusus Hemodialisa

Baca juga: Jogo Plesiran di Kawasan Wisata Dieng Banjarnegara, Begini Gerakan Nyata Disporapar Jateng

Baca juga: Tak Bertemu Langsung, Tahanan Polres Banjarnegara Kini Terima Kunjungan Keluarga Lewat Besuk Virtual

Tim langsung menangani material longsor yang menutup jalan dipimpin bupati.

Setelah kerja keras sekitar 2,5 jam, tim relawan dari BPBD, TNI dan Polri, dibantu masyarakat, tuntas membersihkan material longsor di jalur tersebut.

"Kepada pengguna jalan, mohon berhati-hati melewati jalan raya, terutama di musim penghujan dan di waktu malam hari. Waspadalah dan kurangi kecepatan karena jalan juga licin," katanya di lokasi kejadian.

Pada pukul 20.45, lalu lintas akhirnya berjalan lancar kembali. Wali, warga Desa Bandingan mengatakan, wilayah tersebut memang rawan terjadi longsor.

"(Di sini) hujan deras tiga hari berturut-turut, mungkin itu salah satu pemicu longsor. Dulu, setahun lalu, tak jauh dari sini juga longsor besar," katanya. (*)

Baca juga: Tak Perlu Repot Mengurus, Pengantin di Kota Tegal Bakal Langsung Terima KK dan KTP Baru seusai Akad

Baca juga: Libur Akhir Tahun Batal 11 Hari, Pemerintah Tetapkan 28-30 Desember Bukan Cuti Bersama

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 2 Desember 2020 Rp 1.911.000 Per 2 Gram

Baca juga: Siapkan Payung, Purwokerto Diperkirakan Diguyur Hujan dari Siang Hingga Dini Hari Nanti

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved