Berita Jateng

Tempat Tidur Isolasi dan ICU Pasien Covid di Jateng Tinggal 25 Persen, Ini Langkah Dinkes Jateng

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah, rumah sakit yang hampir penuh berada di Kabupaten Purbalingga, Banyumas, dan Kota Semarang.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pasien Covid-19 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dalam sepekan terakhir, kasus pasien positif Covid-19 melonjak di Provinsi Jawa Tengah. Akibatnya, ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit penuh atau hampir penuh.

Banyak faktor yang mempengaruhi naiknya kasus orang yang terpapar corona, antara lain imbas dari mobilitas masyarakat ketika libur panjang.

Berdasarkan data yang diperoleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, rumah sakit yang hampir penuh berada di Kabupaten Purbalingga, Banyumas, dan Kota Semarang.

"Catatan kami, di wilayah eks-Karesidenan Banyumas, (kasusnya) meningkat. Kemarin, rumah sakit di Semarang seperti Tugurejo juga hampir penuh," kata Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Harian di Jateng Tembus 2.036 Orang, Begini Langkah Gubernur Jateng

Baca juga: Alasan Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Jateng, Bambang Kusriyanto Minta KBM Tatap Muka Dikaji Ulang

Baca juga: Dapat Jatah 21 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Dinkes Jateng Mulai Latih 2.708 Vaksinator

Baca juga: Ini Skenario KPU Jateng di 4 Kecamatan Jika Erupsi Merapi Terjadi di Hari Pencoblosan Pilkada 2020

Meskipun demikian, kata dia, ada ruang isolasi Covid-19 beberapa rumah sakit di beberapa daerah yang masih kosong.

Secara umum, hingga pekan kemarin, tempat tidur isolasi di Jateng sebanyak 5.124 tempat dan terpakai 3.889 tempat atau tingkat keterisian sekitar 75 persen.

Jadi, tersedia sebanyak 1.235 unit tempat tidur isolasi.

Sementara, untuk tempat tidur ICU, terpakai 253 atau 62 persen. Yang tersedia sebanyak 149 unit.

"Itu, rata-rata di Jateng. Memang ada yang hampir 100 persen (tingkat keterisian). Tapi ada juga yang kosong," jelasnya.

Menyikapi hal ini, pihaknya meminta rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jateng segera menambah jumlah tempat tidur, baik untuk isolasi atau ICU.

Hingga pekan kemarin, dari beberapa rumah sakit rujukan melaporkan inventarisasi penambahan tempat tidur isolasi sebanyak 508 dan penampahan tempat tidur ICU sebanyak 68. Angka penambahan akan terus bertambah.

"Semoga, jumlah kasus yang perlu perawatan tidak bertambah banyak," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sejumlah rumah sakit lain terus berupaya menambah tempat isolasi yang cukup banyak.

Misalnya, yang dilakukan RSUD Dr Moewardi Solo dan RS Bung Karno Solo, yang dinilai masih aman untuk menampung pasien covid.

"Rumah sakit di Soloraya masih cukup. Di RSUD Moewardi, tempat isolasinya cukup banyak tambahannya. Di RSUD Bung Karno, yang selama ini khusus merawat pasien Covid-19, juga (kapasitasnya) masih aman," kata Yulianto.

Baca juga: Sempat Ditutup Sementara, Kantor Disdik Batang Dibuka Lagi 3 Desember

Baca juga: Lusa, ASN Banyumas dan Relawan Mulai Terjun ke 50 Desa Berzona Oranye Covid-19. Ini Tugas Mereka

Baca juga: Berharap Liga 1 Digelar Februari, Septian David Tunggu Laga Sambil Nge-Gym dan Ikut Fun Football

Baca juga: JKPT Purbalingga Temukan Tomat Mengandung Pestisida Dijual di Pasaran

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved