Breaking News:

PSIS Semarang

Berharap Liga 1 Digelar Februari, Septian David Tunggu Laga Sambil Nge-Gym dan Ikut Fun Football

Kompetisi Liga 1 2020 yang berganti titel menjadi kompetisi Liga 1 2020/2021 diharapkan berjalan tepat waktu, sesuai rencana.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana (kanan), menggiring bola dalam laga fun football yang berlangsung di Stadion Citarum, beberapa waktu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kompetisi Liga 1 2020 yang berganti titel menjadi kompetisi Liga 1 2020/2021 diharapkan berjalan tepat waktu, sesuai rencana.

Seperti diketahui, berdasarkan kabar terbaru, Liga 1 2020/2021 bakal kembali bergulir mulai Februari 2021 mendatang.

Harapan agar kompetisi bisa berlanjut kembali turut diutarakan pemain kunci PSIS Semarang, Septian David Maulana.

Pemain asal Gunung Pati, Kota Semarang, tersebut berharap, Liga 1 bisa dilanjutkan sesuai wacana.

David mengaku cukup sering memantau perkembangan Liga 1 melalui sejumlah pemberitaan media massa.

Termasuk, kabar terbaru petinggi PT Liga Indonesia Baru (LIB) bertemu Kepala Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Meski hingga saat ini masih menunggu lampu hijau secara resmi oleh pihak keamanan.

"Saya sering baca berita bahwa PT LIB bertemu kepolisian, mungkin koordinasi soal kompetisi bisa digelar lagi. Polisi juga mendukung. Ya, alhamdulillah, semoga segera terwujud," kata Septian David, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Rencana Dilanjut Februari 2021, Pelatih PSIS Semarang Senang Kompetisi Tidak Ubah Format

Baca juga: Kompetisi Lagi Mandek, Riors Justru Rilis Jersey Ketiga PSIS Semarang, Segini Harga yang Dibanderol

Baca juga: Pemain PSIS Semarang Masih Diliburkan, Imran Nahumarury Kembali Ingatkan Hal Penting Ini

Baca juga: Liga 1 Dilanjutkan Februari 2021, Liluk Tetap Yakin PSIS Semarang Masuk Tiga Besar

Sebagai pemain, ia berharap, Liga 1 berjalan sama seperti yang sudah dilakukan negara-negara lain.

"Karena harapan sebagai pemain, ingin kompetisi lanjut. Yang penting tetap dengan protokol Kesehatan. Di negara lain juga sudah mulai melanjutkan kompetisinya," kata dia.

Di sisi lain, sambil menunggu kompetisi, ia tetap menjaga kondisi fisik. Menjaga kebugaran memang satu hal yang sangat perlu diperhatikan saat kompetisi tak berjalan cukup lama.

"Untuk latihan fisik atau menjaga kebugaran sih biasanya dengan treadmill atau ke gym. Kalau sore, bermain bola di lapangan dengan teman, entah lima atau tiga orang," kata pemain kelahiran 2 September 1996 omo.

Selain itu, David tak menampik jika ia juga kerap menyempatkan waktu mengikuti kegiatan fun football bersama rekannya.

"Ada juga yang ngajak main dengan rekan sesama pemain atau komunitas yang ada pemain dari klub lain, seperti Awan Setho. Ya, untuk jaga kondisi saja," ujarnya. (*)

Baca juga: JKPT Purbalingga Temukan Tomat Mengandung Pestisida Dijual di Pasaran

Baca juga: Tim Khusus Bubarkan Kerumunan di Banyumas Mulai Beraksi, Sasaran Pertama Hajatan di Pekuncen

Baca juga: Dinkes Banyumas: Mayoritas Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Memiliki Hipertensi dan Diabetes

Baca juga: 3 Guru SMP Negeri 3 Jekulo Kudus Meninggal Akibat Covid-19

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved