Pilkada Serentak 2020

KPU Kabupaten Semarang: Tujuh TPS Rawan Terdampak Erupsi Merapi, Ada di Tiga Kecamatan

TPS yang rawan terganggu bencana vulkanologi, erupsi gunung Merapi berada di Kecamatan Pabelan, Getasan, dan Tengaran. 

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - KPU Kabupaten Semarang mencatat ada sekira 7 tempat pemungutan suara (TPS) di Bumi Serasi yang rawan terdampak erupsi Gunung Merapi

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan, TPS yang rawan terganggu bencana vulkanologi, erupsi gunung Merapi berada di Kecamatan Pabelan, Getasan, dan Tengaran. 

"Ada 7 TPS yang kami petakan rawan terdampak erupsi Gunung Merapi."

"Itu tersebar di tiga kecamatan wilayah paling dekat Kecamatan Boyolali," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (30/11/2020). 

Baca juga: Cek Perbaikan Jembatan di KM 427, Polres Semarang Pastikan Tol Semarang-Solo Siap saat Libur Nataru

Baca juga: Tak Bisa Cegah Kerumunan Pengunjung, Objek Wisata Dusun Semilir Ditutup Sementara Pemkab Semarang

Baca juga: Dikerjakan Kementerian PUPR, Sebentar Lagi Jateng Punya Tol Semarang Harbour Sepanjang 21 Km

Baca juga: Bikin dan Edar Uang Palsu Akhirnya Terhenti, Polrestabes Semarang: Empat Pelaku Satu Sindikat

Menurut Maskup, berdasarkan rapat koordinasi bersama KPU Jateng, apabila dalam pemungutan dan penghitungan suara pada 9 Desember 2020 bersamaan erupsi Merapi TPS akan dipindah. 

Ia menambahkan, apabila ada pemilih lokasi TPS dipakai tempat pengungsian akan dipindah ke kelurahan atau rumah warga yang dipastikan aman dari bencana Merapi. 

"Total TPS di Kabupaten Semarang ada 2.249."

"Kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang," katanya.

Selain Kabupaten Semarang, dari hasil pemetaan KPU bersama BPBD sejumlah TPS yang berpotensi terganggu bencana vulkanologi.

Khususnya saat terjadi erupsi gunung Merapi berada di Kabupaten Klaten sebanyak 18 TPS. 

Diketahui, aktivitas vulkanik Gunung Merapi terus meningkat dari waspada ke siaga level 3.

Sedikitnya 961 jiwa, warga dari sejumlah desa di lereng Gunung Merapi sudah mulai diungsikan. (M Nafiul Haris)

Baca juga: 1.103 Surat Suara Rusak di Wonosobo, KPU: Dominasi Karena Bercak Tinta di Kolom Pencoblosan

Baca juga: Hasil Survei Pilkada Wonosobo 2020: Lawan Afif-Albar, Elektabilitas Kotak Kosong Bergerak Naik

Baca juga: Seluruh Wisata Air Belum Juga Dibuka, Ini Alasan Disparbud Kabupaten Wonosobo

Baca juga: Di Wonosobo, Pemkab Fasilitasi Pemasaran Online Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved