Breaking News:

Berita Jateng

Dikerjakan Kementerian PUPR, Sebentar Lagi Jateng Punya Tol Semarang Harbour Sepanjang 21 Km

Proyek tol yang sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut di Kota Semarang dalam proses pengerjaan pemerintah pusat.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Proyek tol yang sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut di Kota Semarang dalam proses pengerjaan pemerintah pusat.

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo, mengatakan, progres proyek tersebut saat ini sedang dalam tahap evaluasi dokumen pra-studi kelayakan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Saat ini, dokumen di Kementerian. Nantinya, tol ini agak menjorok ke laut. Prosesnya masih lama. Tapi, ini sudah dimulai tahapannya di pusat," kata Prasetyo, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Komisi D DPRD Jateng Desak Pemerintah Percepat Pembebasan Lahan Tol Semarang-Demak

Baca juga: Terima Penghargaan dari KIP, Pemprov Jateng Dinilai Paling Informatif

Baca juga: Klaster Keluarga Kini Mendominasi Kasus Covid-19, Pemprov Jateng Sebut Akibat Libur Panjang

Baca juga: Antisipasi Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes Jateng Tambah 2 ICU di Setiap RS Milik Pemprov

Seperti diketahui, proyek ini masuk dalam daftar dari enam proyek infrastruktur yang ditawarkan Kementerian PUPR kepada investor.

Jalan bebas hambatan ini dirancang sepanjang 21,03 kilometer dengan biaya investasi Rp 12,5 triliun.

Proyek-proyek tersebut ditawarkan dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Ia mengatakan, tol ini tidak hanya berfungsi melancarkan mobilitas, mengatasi kemacetan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mobilisasi logistik.

"Proyek ini juga bermanfaat mengatasi banjir rob di Kota Semarang," jelasnya.

Setelah ini, lanjutnya, akan ditentukan trase jalur tol. Gubernur lah yang berwenang menentukan trase.

"Kemudian, baru penentuan lokasi (penlok). Jika ada lahan masyarakat yang terdampak, ya nanti akan dibebaskan," ucapnya.

Baca juga: Presiden Bubarkan 10 Lembaga Nonstruktural, Satu di Antaranya Komisi Pengawas Haji

Baca juga: Kerangka Paus Purba Ditemukan di Samut Sakhon Thailand: Nyaris Utuh, Diduga Berumur 5000 Tahun

Baca juga: Berjalan 8 Ronde Penuh, Duel Legenda Tinju Mike Tyson Vs Roy Jones Jr Berakhir Imbang

Baca juga: Ditemukan Jenazah di Dalam Koper di Mekah, Wanita Muda Diduga WNI Berusia 24 Tahun

Konstruksi tol Semarang Harbour rencananya dimulai pada 2021 dan beroperasi pada 2023.

Kepastian pembangunan tol tersebut juga dipastikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah, Eko Yunianto.

"Pembangunan tol Semarang Harbour nanti juga sebagai tanggul laut," kata Eko saat pembukaan virtual tour Hari Bakti PU, baru-baru ini.

Titik awal tol ini direncanakan berada di wilayah Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Nantinya, jalur tersebut akan terkoneksi dengan Tol Semarang-Kendal dan berakhir di daerah Kaligawe, Kota Semarang, yang tersambung dengan Tol Semarang-Demak. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved