Penanganan Corona
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Sragen Kewalahan Sediakan Tempat Karantina Pasien
Lonjakan kasus positif Covid-19 membuat kapasitas ruang karantina di dua RSUD Sragen dan Gedung Technopark Ganesha Sukowati Sragen over load.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Lonjakan kasus positif Covid-19 membuat kapasitas ruang karantina di dua RSUD Sragen dan Gedung Technopark Ganesha Sukowati Sragen over load.
Setiap hari, penambahan kasus di Bumi Sukowati mencapai lebih dari 10 kasus. Sementara, angka kesembuhan lebih rendah dari itu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan, Gedung Technopark Sragen yang berkapasitas maksimal 190 pasien, saat ini menampung 200 orang.
"Saat ini, sudah melebihi kapasitas yang kami perkirakan. Ada sekitar 200, di sana. Sudah ada upaya perluasan hingga kapasitas 250 orang," kata Tatag, Minggu (29/11/2020).
Baca juga: Harus Dicontoh, Warga Katelan Sragen Tak Jauhi Pasien Covid-19 Malah Bergantian Cukupi Kebutuhan
Baca juga: Cegah Kerumunan, Pembagian Paket Sembako Pasar Murah di Sragen Dilakukan Lewat Drive Thru
Baca juga: Apes, Anggota DPRD Sragen Kena Tilang di Jakarta Gara-gara Plat Nomor Mobilnya Diduga Dipalsukan
Baca juga: Pengantin Perempuan dan Orangtua Meninggal Akibat Covid-19 setelah Pesta Pernikahan di Sragen
Tatag melanjutkan, kendala saat ini yakni kekurangan tempat tidur. Namun, Pemkab Sragen sudah membangun komunikasi dengan sejumlah instansi kesehatan untuk mengatasi hal ini.
Komunikasi dilakukan kepada rumah sakit swasta maupun puskesmas untuk meminjamkan tempat tidur.
Dia menyampaikan, saat ini masih membutuhkan sekitar 30 tempat tidur lagi.
"Mudah-mudahan, dalam waktu dekat, tempat tidur itu bisa segera tersedia. Ruangan sudah ada, tinggal butuh bed lagi sekitar 30," terang Tatag.
Menurut Tatag, lonjakan ini membuat pihaknya mengeluarkan kebijakan baru. Pasien yang baru terkonfirmasi positif Covid-19 dan tak bergejala, bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.
Nanti, jika tempat isolasi milik pemkab sudah siap, yang bersangkutan akan dijemput petugas menuju tempat karantina.
Saat ini, penambahan pasien kasus Covid-19 masih di dominasi dari klaster keluarga.
Data Covid-19 pada Minggu (30/11) terdapat 1.392 kasus terkonformasi.
Rinciannya, dirawat sebanyak 350, sembuh 957 dan meninggal dunia 60 orang.
Sejauh ini, Pemkab Sragen telah melaksanakan PCR 12.793 dan menunggu hasil 1.432 orang.
Baca juga: 25 Nakes RSUD Temanggung Sempat Terpapar Covid-19, 3 Orang Masih Diisolasi
Baca juga: Setiap Rabu, ASN di Pemkab Banyumas Bakal Terjun ke Desa-desa Sosialisasikan Pentingnya Prokes
Baca juga: Serunya Kamping di Black Canyon Petungkriyono Pekalongan: Mandi di Sungai, Disambut Suara Owa Jawa
Baca juga: 4 Puskesmas di Kabupten Tegal Terpaksa Tutup Sementara setelah Sejumlah Nakes Tertular Covid-19
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/warga-menunggu-giliran-tes-swab-yang-digelar-di-technopark-sragen-14-agustus-2020-lalu.jpg)