Penanganan Corona

Harus Dicontoh, Warga Katelan Sragen Tak Jauhi Pasien Covid-19 Malah Bergantian Cukupi Kebutuhan

Warga di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, membantu memenuhi kebutuhan tetangga mereka yang menjalani karantina mandiri di rumah.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Sekretaris Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Paidi, mengedukasi warganya agar rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan Covid-19, Kamis (26/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Warga dua RT di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, membantu memenuhi kebutuhan tetangga mereka yang menjalani karantina mandiri di rumah.

Satu keluarga menjalani isolasi mandiri selama 14 hari setelah satu di antara anggota keluarga tersebut terkonfirmasi Covid-19.

Sekretaris Desa Katelan Paidi menyampaikan, sebelum isolasi mandiri, warga mendapat edukasi dari Satgas Covid-19 Desa.

"Di Katelan, ada satu warga positif mau dibawa ke RS umum, dibawa ke Technopark tapi penuh. Akhirnya, dari pemerintah, diputuskan dikarantina mandiri di rumah," kata Paidi, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Cegah Kerumunan, Pembagian Paket Sembako Pasar Murah di Sragen Dilakukan Lewat Drive Thru

Baca juga: Apes, Anggota DPRD Sragen Kena Tilang di Jakarta Gara-gara Plat Nomor Mobilnya Diduga Dipalsukan

Baca juga: Pengantin Perempuan dan Orangtua Meninggal Akibat Covid-19 setelah Pesta Pernikahan di Sragen

Baca juga: Duh, Masih Ada ASN di Pemkab Sragen Kedapatan Tak Pakai Masker di Tengah Pandemi Covid-19

Menurut Paidi, pasien positif Covid-19 ini telah menjalani karantina mandiri sejak enam hari lalu.

Lantaran telah mendapat pemahaman dari Satgas Covid-19 desa, tetangga di sekitar rumah pasien pun menerima.

Bahkan, mereka membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga tersebut selama masa karantina 14 hari.

Selain warga, pemerintah desa juga ikut memberikan bantuan kepada keluarga tersebut.

"Ada dua RT, warganya berurutan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga yang melakukan karantina mandiri. Satu pekan dilakukan RT ini dan pekan selanjutnya RT satunya. Pemdes juga tetap memberikan bantuan kepada keluarga ini," lanjut dia.

Gerakan Satu Ember Satu Rumah

Untuk meningkatkan kewaspadaan warga dan mencegah penambahan kasus, Satgas Penanggulangan Covid-19 Desa Katelan melakukan Program Satu Ember Satu Rumah. Setiap rumah diberi satu set alat cuci tangan.

Satu set tersebut berupa satu ember dan sabun pencuci tangan agar warga meningkatkan protokol kesehatan.

Tindakan lain, demi pencegahan Covid-19, ada Program Pos Siaga. Pos siaga ini berada di dua tempat, yakni di balai desa dan pos yang dibangun di setiap dusun atau kebayanan.

Pemdes juga memiliki 48 relawan yang bertugas mengedukasi warga terkait bahaya Covid-19 dan mengingatkan pentingnya protokol kesehatan.

Baca juga: Terima Penghargaan dari KIP, Pemprov Jateng Dinilai Paling Informatif

Baca juga: Beredar Skor Hasil Debat Paslon Pilkada Purbalingga, KPU: Itu Hoaks

Baca juga: 2 Artis Diduga Terlibat Prostitusi Online, Diamankan Polisi di Hotel di Sunter Jakarta Utara

Baca juga: Jadi Tersangka Dugaan Suap Ekspor Benur, Menteri KKP Edhy Prabowo Minta Maaf ke Jokowi dan Prabowo

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved