Berita Semarang

Butuh Donasi Hingga 20 Ribu Ecobrick, DLH Kota Semarang Hendak Bikin Taman, Mulai Tahun Depan

Sebuah taman akan dibangun di kompleks kantor DLH Kota Semarang dengan memadukan hasil karya ecobricks dan suasana alam dengan berbagai tumbuhan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
DLH Kota Semarang masih terus mempersiapkan ecobricks untuk membangun taman ecobricks, Jumat (27/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - DLH Kota Semarang berencana membangun taman ecobrick.

Pembangunan taman ini sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Kota Semarang.

Hal itu disampaikan Kepala DLH Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Pemkab Semarang Siapkan Kolam Terpal untuk Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan Rawa Pening

Baca juga: Pemain PSIS Semarang Masih Diliburkan, Imran Nahumarury Kembali Ingatkan Hal Penting Ini

Baca juga: KPU Kabupaten Semarang: Sortir dan Pelipatan Surat Suara Ditarget Selesai 29 November 2020

Baca juga: Liga 1 Dilanjutkan Februari 2021, Liluk Tetap Yakin PSIS Semarang Masuk Tiga Besar

"Semangat membuat taman ecobrick ini untuk mengurangi sampah plastik."

"Daripada dibuang berserakan lebih baik dikumpulkan untuk dibuat ecobrick," terangnya.

Biasanya, kata dia, karya ecobrick hanya diaplikasikan di ruangan tertutup untuk peralatan rumah tangga semisal meja atau kursi.

Rencananya, pihaknya akan mengaplikasikan ecobrick di luar ruangan.

Dia telah menyiapkan desain taman ecobricks.

Taman tersebut akan dibangun di kompleks kantor DLH Kota Semarang dengan memadukan hasil karya ecobricks dan suasana alam dengan berbagai tumbuhan.

Dia berharap, rencana ini dapat direalisasikan tahun depan.

Guna mewujudkan rencana tersebut, pihaknya menggandeng beberapa komunitas untuk mengumpulkan ecobricks.

Dia membutuhkan sekira 20 ribu ecobricks untuk ditata menjadi bangku taman.

Pihaknya juga sangat berharap masyarakat turut menyumbangkan ecobricks.

Upaya ini sekaligus sebagai ajakan kepada masyarakat agar dapat mendaur ulang sampah plastik menjadi ecobricks.

Sapto menjelaskan, masyarakat dapat menggunakan botol plastik 600 mililiter (ml) untuk membuat ecobricks.

Kemudian, diisi sampah plastik dengan berat minimal 250 gram (gr).

Apabila ingin turut berkontribusi membangun taman ecobricks, masyarakat dapat mengumpulkan karya ecobricknya ke Kantor DLH Kota Semarang.

Pihaknya akan memberikan piagam penghargaan kepada komunitas atau instansi yang mendonasikan ecobricks minimal 50 botol.

"Kami juga akan mengikutsertakan mereka untuk membangun Taman Ecobricks pada April 2021," ucapnya. (Eka Yulianti Fajlin)

Baca juga: Bupati Banyumas Imbau Tokoh Agama Tunda Acara Langsung yang Mengundang Massa, Termasuk Pengajian

Baca juga: Seorang Pejabat Dishub Banyumas Positif Covid-19: 30 Pegawai Jalani Swab, Kantor Tetap Buka

Baca juga: 176 Santri Ponpes di Desa Beji Banyumas Positif Covid-19, Berawal dari Santri Tak Bisa Membaui

Baca juga: Kontroversi Kebijakan Bupati Banyumas, Achmad Husein Dihujat Karena Hajatan Kembali Dilarang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved