Pilkada Serentak 2020

KPU Kabupaten Semarang: Sortir dan Pelipatan Surat Suara Ditarget Selesai 29 November 2020

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan, dalam proses pelipatan surat suara berjumlah sekira 79.0644 lembar.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Beberapa warga sedang melakukan pelipatan surat suara Pilbup Semarang 2020 di Gudang Logistik KPU GOR Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - KPU Kabupaten Semarang mulai melakukan pelipatan surat suara yang akan digunakan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2020.

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan, dalam proses pelipatan surat suara berjumlah sekira 79.0644 lembar.

Adapun yang dilibatkan ada 50 orang dan ditargetkan selesai selama lima hari atau 29 November 2020.

Baca juga: Liga 1 Dilanjutkan Februari 2021, Liluk Tetap Yakin PSIS Semarang Masuk Tiga Besar

Baca juga: Petugas Sortir dan Pelipat Surat Suara Juga Wajib Tes Buta Warna, Ini Tujuan KPU Kabupaten Semarang

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dibuka Januari, Ini Respon Orangtua Berdasarkan Survei Dosen Unnes di Semarang

Baca juga: Dipromosikan ke Tim Senior PSIS Semarang, Jorry Simpan Asa Memperkuat Timnas

“Selanjutnya setelah proses sortir dan lipat surat suara akan langsung dilakukan pengepakan."

"Pada hari ini setiap pekerja sortir lipat wajib menerapkan protokol kesehatan."

"Sebelum masuk dicek suhu tubuhnya, kukunya yang panjang dipotong, serta harus memakai masker,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (25/11/2020)

Menurut Maskup, dari total pendaftar sebagai petugas sortir dan lipat surat suara terdapat empat orang saat dilakukan rapid test dinyatakan reaktif virus corona.

Terhadap mereka, KPU sebagaimana mekanisme yang berlaku menggantikan dengan pihak lain.

Ia menambahkan, logistik surat suara pemilu dari perusahaan percetakan sebelumnya telah dilakukan pelipatan satu kali.

Sehingga, estimasi pelipatan dengan waktu lima hari dipastikan terpenuhi karena petugas sortir dan lipat hanya melakukan pengecekan ulang serta meneruskan lipatan.

“Lalu langkah antisipasi kerusakan surat suara setelah disortir dan lipat dipisahkan masing-masing per ikat terdiri 20 surat suara."

"Kemudian yang rusak atau tidak memenuhi dilaporkan secara harian untuk dimintakan ganti,” katanya.

Maskup menjelaskan, secara umum kebutuhan logistik Pilkada Serentak 2020 non e-Catalog di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) dinyatakan telah terpenuhi 100 persen.

Meliputi alat pelindung diri (APD), face shield, disinfektan, tinta, alat pengukur suhu tubuh, ember, hand sanitizer, pipet, kemudian segel kotak suara.

Sedang menghindari kerusakan karena human error atau hama pengrusak KPU telah memasang kamera CCTV.

Lalu menutup beberapa lubang agar tidak ada hewan pengrusak seperti tikus dan sebagainya masuk.

“Intinya KPU Kabupaten Semarang optimis Pilkada Serentak 2020 dapat berjalan sesuai tahapan mulai distribusi logistik, protokol kesehatan."

"Sejauh ini di Bumi Serasi tidak ada penularan Covid-19 akibat pemilu,” ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Warga Karangkemiri Hibahkan Lima Benda Bersejarah, Kini di Dinas Arpusda Banyumas, Ini Bentuknya

Baca juga: Tak Ditutup, Tempat Wisata di Banyumas Hanya Diwanti-wanti Terapkan Prokes Ketat Cegah Covid-19

Baca juga: Klaster Perkantoran Kembali Terjadi di Banyumas, Aktivitas di Dua Kantor Dinas Ini Jalani WFH

Baca juga: Banyumas Sudah Punya Mesin Pirolisis, Mengolah Residu Sampah Anorganik Tanpa Tersisa

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved