Breaking News:

Penanganan Corona

Hajatan Kembali Dilarang di Banyumas, Hanya Sebatas Akad Nikah

Hajatan sudah tidak diperkenankan lagi, tetapi akad nikah diperbolehkan dalam jumlah terbatas, maksimal 20 orang di Kabupaten Banyumas.

Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui di kompleks rumah dinas Bupati, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Setelah sempat dilonggarkan, Pemkab Banyumas kembali memperketat kegiatan masyarakat.

Hal itu menyusul kenaikan kasus terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) yang cukup signifikan pada November 2020.

"Hajatan sudah tidak diperkenankan lagi."

"Tetapi akad nikah diperbolehkan dalam jumlah terbatas, maksimal 20 orang," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Polisi Bubarkan Paksa Pentas Kuda Lumping di Kemranjen Banyumas: Izin Awal Hanya Hajatan

Baca juga: Pemkab Banyumas Masih Godok Rencana Penutupan Lagi Tempat Wisata Guna Menekan Kasus Covid-19

Baca juga: Larang Kerumunan Cegah Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Perlu, Bubarkan Pakai Truk Penyemprot Air

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, 2 Hotel di Baturraden Banyumas Disiapkan Lagi sebagai Tempat Karantina

Husein mengatakan, Pemkab Banyumas juga akan menutup kembali seluruh obyek wisata dan menghentikan uji coba pembelajaran tatap muka.

"Kerumunan secara masif akan kami tindak."

"Operasi masker, kerumunan akan kami lakukan setiap hari dan kami akan sangat tegas."

"Termasuk hal lain-lain yang dianggap perlu untuk melindungi masyarakat," kata Husein.

Menurut Husein, penutupan tempat-tempat wisata akan dilakukan secara bertahap.

Pihaknya akan memprioritaskan penertiban kerumunan orang terlebih dahulu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved