Breaking News:

Berita Banyumas

Kasus Covid-19 Melonjak, 2 Hotel di Baturraden Banyumas Disiapkan Lagi sebagai Tempat Karantina

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas pun mulai menyiapkan karantina, satu di antaranya hotel.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (23/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Lonjakan kasus Covid-19 di Banyumas mengakibatkan kapasitas ruang isolasi rumah sakit semakin terbatas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas pun mulai menyiapkan karantina, satu di antaranya hotel.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, bersama Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Dinporabudpar), pihaknya sedang mempersiapkan hotel mana saja yang dapat digunakan sebagai tempat karantina.

"Tempat karantina di hotel secepatnya kami persiapkan, Kalau menurut bupati, setidaknya, kita butuh minimal 500 tempat tidur," ujarnya saat ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Capai 25 Per Hari, Pemkab Banyumas Larang Hajatan dan Tutup Tempat Wisata

Baca juga: Banyumas Kembali Masuk Zona Oranye, Ini Saran Tim Ahli Satgas Covid-19

Baca juga: Alhamdulillah, Subsidi Gaji Termin II bagi Pekerja Swasta di Banyumas Mulai Disalurkan

Baca juga: Bakal Berlaku di Banyumas, Calon Pengantin Wajib Miliki Sertifikat Bebas Thalasemia Mayor

"Dan, kalau bisa, dipusatkan di daerah Baturraden supaya gampang kontrolnya," imbuh Sadewo.

Wakil bupati mengatakan, karantina hotel saat ini sangat dibutuhkan, mengingat kapasitas ruang isolasi rumah sakit semakin sedikit.

"Nantinya, hotel menampung bukan cuma pasien OTG tapi pasien positif yang sehat dan telah dibolehkan keluar dari rumah sakit, juga akan dipindah ke hotel," jelasnya.

Wisma Wijayakusuma dan Pondok Slamet Baturraden sudah dipersiapkan kembali menampung OTG.

Diberitakan sebelumnya, kasus Covid-19 di Banyumas melonjak dan dinilai tak terkendali.

Hingga Senin (23/11/2020), ada penambahan 554 kasus selama November.

Atas dasar itulah Pemerintah Kabupaten Banyumas, mengambil langkah-langkah strategis guna menekan penambahan kasus positif Covid-19.

Di antaranya, larangan menyelenggarakan hajatan, menutup kembali tempat wisata, serta melakukan razia protokol kesehatan di tempat kerumunan. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 23 November 2020 Rp 1.968.000 Per 2 Gram

Baca juga: Pamit Menggembalakan Bebek, Warga Makam Purbalingga Ditemukan Tewas di Sawah

Baca juga: Lagi, Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang: Honda Mobilio Ringsek Gara-gara Sopir Mengantuk

Baca juga: Balas Serangan Roket, Jet Tempur Israel Serang Hamas di Gaza

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved