Berita Sepak Bola

Hal Tersulit Dragan Djukanovic Bersikap Tegas Saat Ini: Melarang Pemain PSIS Semarang Ikut Tarkam

Dragan Djukanovic menyebut, tak setuju jika ada pemain PSIS Semarang yang masih terikat kontrak dengan klub profesional mengambil job tarkam

TRIBUN BANYUMAS/F ARIEL SETIAPUTRA
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic saat memimpin latihan tim di Stadion Citarum Semarang, Jumat (11/9/2020). 

"Dari sisi lain mereka memiliki kontrak sehingga klub perlu merekomendasikan masalah ini."

"Terserah manajemen mau seperti apa kebijakannya," katanya.

Winger PSIS Semarang Komarodin menjadi pelatih di SSB di Desa Pesawahan, Pegandon, Kabupaten Kendal.
Winger PSIS Semarang Komarodin menjadi pelatih di SSB di Desa Pesawahan, Pegandon, Kabupaten Kendal. (TRIBUNBANYUMAS/Istimewa)

Baru-baru ini viral sebuah video amatir yang di dalamnya adalah winger PSM Makassar Bayu Gatra hadir dalam pertandingan yang diduga merupakan tarkam.

Dia viral lantaran sang Ibunda mengajak pulang mantan pemain Timnas Indonesia U-23 tersebut.

Dragan juga sudah mengetahui kejadian tersebut lewat sosial media.

"Yang pasti itu adalah suatu hal yang tak bisa dipercaya (pemain harus berada di situ--red)," ucapnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto turut merespon soal tanggapan jika pemain mengikuti tarkam.

Liluk menjelaskan, sebetulnya pihaknya melarang para pemain mengikuti kegiatan-kegiatan sepak bola yang bukan agenda klub.

Namun, di masa pandemi ini pihak manajemen memberikan toleransi kepada mereka.

"Ya memang sikap manajemen tegas sebetulnya."

"Kami kalau masih dalam ranah kontrak harusnya tidak boleh."

"Cuma kondisi force majeure ini kan kami ada toleransi sedikit."

"Anak-anak juga mungkin butuh pemsukan," ungkapnya. (F Ariel Setiaputra)

Baca juga: Liga 3 Tahun 2020 Pasti Ditiadakan, Persipa Pati Resmi Bubarkan Diri, Ini Komentar Safin

Baca juga: Uang Misterius Capai Puluhan Juta Rupiah di Batang, Petani: Bercampur Lumpur di Irigasi Persawahan

Baca juga: Pengusaha Mengeluh, Apindo Karanganyar Minta Bupati Revisi UMK 2021

Baca juga: 14 Konvoi Kampanye Pilkada Dihentikan Paksa di Jateng, Terakhir di Kabupaten Pekalongan

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved