Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

14 Konvoi Kampanye Pilkada Dihentikan Paksa di Jateng, Terakhir di Kabupaten Pekalongan

Ganjar menyinggung proses kampanye Pilkada di beberapa daerah dimana pasangan calon dan pendukungnya tidak menerapkan prokes secara ketat.

TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ketua Bawaslu Jateng, Fajar Saka. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng meminta semua pihak untuk bersama- sama mencegah potensi kerumunan yang dapat berpeluang menularkan Covid-19.

Tak terkecuali pada saat kampanye Pilkada yang saat ini masih berlangsung hingga awal Desember 2020.

Ada 21 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang selenggarakan pesta demokrasi.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Didistribusikan Mulai Desember di Jateng, Cilacap Dapat Jatah Paling Banyak

Baca juga: PAD Jateng Masih Andalkan Pajak Kendaraan Bermotor, Begini Saran Sriyanto Saputro

Baca juga: Lagi Cari Produk Fesyen dari UMKM? Belanja Saja di UVO II Jateng. Ada Promo Gratis Ongkos Kirim, Loh

"Ada beberapa agenda ke depan yang bisa memunculkan keramaian."

"Kerumunan- kerumunan diharapkan bisa dikurangi."

"Terutama pada Pilkada di Jawa Tengah," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (20/11/2020).

Ia pun menyinggung proses kampanye Pilkada di beberapa daerah dimana pasangan calon dan pendukungnya tidak menerapkan protokol kesehatanan (prokes) secara ketat.

Semisal tidak mengenakan masker, tidak jaga jarak, dan lain sebagainya.

Ganjar menyebut, proses kampanye di Kabupaten Klaten dan Pekalongan yang belum begitu ketat menerapkan prokes.

"Pilkada di Klaten, lalu sempat viral di Kabupaten Pekalongan, ada konvoi."

Halaman
1234
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved