Breaking News:

Teror Virus Corona

Direktur RSUD Kraton Positif Covid-19, Ikut Rapat Pemkab Pekalongan Sehari sebelum Hasil Swab Keluar

Direktur RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan, Eko Wigiantoro, terkonfirmasi positif covid-19.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Direktur RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan, Eko Wigiantoro, terkonfirmasi positif covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Setyawan Dwiantoro membenarkan kabar ini. Menurutnya, saat ini, Eko menjalani isolasi mandiri.

"Betul, Mas, Pak Direktur RSUD positif Covid-19. Pak Eko kondisinya saat ini sehat dan dia tanpa gejala," kata Wawan, sapaan Setyawan, kepada Tribunbanyumas.com, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Tujuh Dokter di Kota Tegal Positif Covid-19, Lima Orang Masih Menjalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Hajatan Pernikahan di Kalijambe Sragen Bertambah 2 Orang

Baca juga: Tak Ingin Klaster Hajatan Penyebaran Covid-19 Muncul Lagi, Gubernur Ganjar: Edukasi Harus Sampai RT

Baca juga: 48 Tahanan Bareskrim Polri Kena Covid-19: 8 Orang Dirawat di RS, Termasuk Gus Nur dan Jumhur Hidayat

Menurutnya, sehari sebelum terkonfirmasi Covid-19, Selasa (10/11/2020), direktur RSUD Kraton mengikuti rapat bersama pejabat Pemkab Pekalongam.

Eko menjalani tes swab karena akan ke Jakarta untuk mengikuti rapat bersama Kementerian Kesehatan.

"Seharusnya, rapid tes dahulu. Namun, dia (Eko) minta langsung swab. Ternyata, hasilnya positif," ungkap dia.

Wawan mengungkapkan, hasil tes swab direktur RSUD Kraton keluar sehari setelah ia mengikuti rapat bersama Pemkab Pekalongan itu.

Akhirnya, sejumlah pejabat Pemkab yang hadir dalam rapat tersebut ditelusuri.

"Hasil swab-nya keluar pada Rabu (11/11/2020). Hari itu juga, akhirnya peserta rapat dirapid tes," ungkapnya.

Wawan menambahkan, hasil rapid semua peserta rapat non-reaktif. Meski demikian, pihaknya tetap akan menjadwalkan untuk tes swab.

"Tes swab ini untuk antisipasi. Meski saat itu rapat hanya sebentar dan menerapkan protokol kesehatan," tambahnya. (*)

Baca juga: Teror Semut di Desa Pageraji Banyumas Diduga Bersumber dari Tempat Penggergajian Kayu

Baca juga: Beri Janji Bertanggung Jawab, Seorang Pemuda di Banyumas Setubuhi Siswi Kelas 8 SMP

Baca juga: Gubernur Jatim Minta Kemendagri Copot Faida dari Jabatan sebagai Bupati Jember, Ini Alasannya

Baca juga: Trump Larang Investor AS Berinvestasi di 31 Perusahaan China, Termasuk Huawei dan Hikvision

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved