Gunung Merapi Terkini
Ingin Pengungsi Keren, Sekeluarga Tukang Cukur Beri Layanan Potong Gratis di Pengungsian Magelang
Para pengungsi yang mayoritas terdiri dari anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, sampai lansia pun antusias mendapatkan layanan pangkas rambut cuma-cuma
"Pas erupsi 2010 yang lalu, kami melayani potong rambut gratis bagi relawan dan pengungsi. Sampai alat potong kami rusak semua karena rambutnya sudah pada gimbal," katanya.
Kegiatan sosial ini rencananya akan terus dilaksanakan. Mereka akan berkeliling ke tempat-tempat pengungsian melayani pangkas rambut untuk pengungsi.
"Sampai habis dan tidak dibutuhkan lagi. Kami akan layani terus," kata Ria. Ria sendiri sudah membuka salon Ria Salon di Jalan Syailendra Raya, Borobudur sejak 33 tahun silam.
Baca juga: Dinilai Punya Cadangan Nikel Berlimpah, Indonesia Bakal Dipilih Tesla sebagai Lokasi Pabrik Baterai
Baca juga: Imam Besar FPI Rizieq Shihab Didenda Rp 50 Juta lantaran Dinilai Langgar Protokol Kesehatan
Baca juga: November Belum Ada Penambahan Kasus DBD, Kadinkes Banyumas: Covid-19 Membuat Warga Jaga Kebersihan
Baca juga: Viral Video Nge-Vlog di Lawang Sewu Bayar Rp 3 Juta Per Jam, Begini Faktanya
Usai mendapatkan layanan pangkas rambut gratis ini, wajah para pengungsi tampak sumringah.
Satu di antaranya, Angga. Bocah berusia 11 tahun dari Dusun Trayem, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, ini memesan khusus rambutnya dicukur hardcore.
Ia pun merasa senang mendapatkan pangkas rambut gratis ini.
"Senang, bisa dipotong rambutnya. Saya tadi minta dicukur hardcore dan hasilnya keren," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Sekeluarga Tukang Cukur Rambut di Magelang ini Berikan Layanan Pangkas Rambut Gratis untuk Pengungsi.