Breaking News:

Berita Blora

Berniat Sirami Tanaman di Halaman, Warga Tegalgunung Blora Ini Malah Temukan Mayat di Sumur Rumah

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Melihat temuannya ini, Sidik lantas menyampaikan ke tetangga sekitar dan ketua RT setempat.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa/Dok BPBD Blora
Tim gabungan mengevakuasi jasad Nardi, warga dari Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, yang ditemukan tewas di sumur tetangganya, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Sidik (63), warga Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, kaget saat berniat menyiram tanaman terong di pekarangan rumah, Selasa (10/11/2020). Sebab, saat menimba air, dia menjumpai sesosok mayat mengambang di sumur.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Melihat temuannya ini, Sidik lantas menyampaikan ke tetangga sekitar dan ketua RT setempat. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Blora.

"Mendapati laporan tersebut, anggota piket Polsek Blora bersama Tim Inafis Polres Blora, petugas medis Puskesmas Blora, serta BPBD Kabupaten Blora, mendatangi lokasi kejadian," ujar Kapolsek Blora AKP Joko Priyono.

Baca juga: Hanya 1 Malam, 2 Rumah Ambruk dan Puluhan Lain Rusak Akibat Hujan Deras Disertai Angin di Blora

Baca juga: Ayah di Blora Tega Cabuli Anak Tiri, Terungkap karena Korban Menangis saat Buang Air Kecil

Baca juga: Petani di Cepu Blora Ditemukan Tewas di Gubuk Sawah, Sebelumnya Mengeluh Sakit di Dada

Baca juga: Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu, Lazisnu Blora Biayai Sekolah hingga Beri HP untuk Belajar Daring

Kata Joko, butuh waktu 30 menit bagi tim gabungan untuk mengevakuasi jenazah dari dalam sumur.

Setelah berhasil dievakuasi, mayat tersebut diperiksa tim Inafis dari Polres Blora.

Saat proses identifikasi, warga mengenali mayat tersebut sebagai Nardi (59), warga setempat.

"Setelah tim gabungan berhasil melakukan evakusi, kami serahkan jenazah kepada keluarga korban," katanya.

Joko mengungkapkan, hasil pemeriksaan oleh tim kesehatan Puskesmas Blora bersama tim gabungan inafis dan BPBD, tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan hingga berujung hilangnya nyawa pada tubuh Nardi.

Informasi dari keluarga, Nardi sudah lama mengidap penyakit asam lambung. Meski begitu, pihaknya belum bisa mamastikan apakah korban bunuh diri atau tidak. Diketahui, Nardi meninggalkan rumah sejak Senin (9/11/2020).

"Yang pasti, ini korban sudah lima tahunan sakit. Mungkin frustasi. Tapi, selama ini, memang korban belum pernah coba bunuh diri. Jadi, warga memang belum bisa menyimpulkan. Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban sudah dua hari berada di sumur," ujarnya. (*)

Baca juga: KABAR DUKA: Maestro Gamelan dan Karawitan Prof Rahayu Supanggah Berpulang

Baca juga: 4 Pegawai RRI Solo Positif Covid-19: Kantor Ditutup 3 Hari, Siaran Relay dari Jakarta

Baca juga: Ajudan dan Sopir Bupati Banyumas Positif Covid-19, Achmad Husein: Alhamdulillah Saya Negatif

Baca juga: Dodo Lapor Polisi Ada Sedan Merah Tak Bertuan Terparkir 10 Jam di Pinggir Jalan Bakulan Purbalingga

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved