Penanganan Corona
Uji Coba KBM di SMPN 6 Purwokerto Tidak Dilanjutkan Mulai Besok Selasa, Satu Guru Positif Covid-19
Uji coba pasar dadakan atau yang biasa disebut Pasar Minggon di kompleks GOR Satria Purwokerto yang telah dimulai pekan lalu juga akan dihentikan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Baru tiga pekan berjalan, uji coba pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 6 Purwokerto, Kabupaten Banyumas terpaksa dihentikan.
Pasalnya seorang guru di sekolah tersebut terkonfirmasi terpapar virus corona (Covid-19).
Baca juga: Sabet Penghargaan Eagle Scout Award 2020, Banyumas Diharapkan Jadi Lumbung Pramuka Garuda
Baca juga: Sastrawan Banyumas Tetap Produktif di Tengah Wabah Covid-19, Terbaru Luncurkan 3 Buku Puisi
Baca juga: Pemkab Banyumas Batal Izinkan Bioskop Buka Lagi Mulai Pekan Ini, Berikut Alasannya
Baca juga: Alhamdulillah, 668 Pasien Covid-19 di Banyumas Sembuh
"Pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 6 ditutup, tidak jadi (dilanjutkan)."
"Kami evaluasi 14 hari ke depan."
"Ada yang positif Covid-19, satu guru," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (9/11/2020).
Husein mengatakan penutupan sekolah tersebut akan dimulai Selasa (10/11/2020).
Pada Senin (9/11/2020) pihaknya baru memberitahuan kepada pihak sekolah.
Namun demikian, sekolah lain yang tengah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka untuk tetap dilanjutkan.
Sekolah tersebut yaitu SD Negeri Panembangan, Kecamatan Cilongok dan SMA Negeri 3 Purwokerto.
Sedangkan sekolah-sekolah lain yang telah siap juga tetap diminta mengajukan izin uji coba pembelajaran tatap muka.
"Yang lain silakan tetap mengajukan, ada 36 sekolah."
"Tapi kami minta dilakukan swab terlebih dahulu kepada guru-gurunya, semuanya di-swab."
"Kalau aman, muridnya baru boleh masuk," jelas Husein.
Lebih lanjut Husein mengatakan, setelah sempat melandai, penyebaran Covid-19 kini menunjukkan peningkatan kembali.
"Angka positivity rate naik lagi, di atas 1," ungkap Husein.