Berita Jawa Tengah
Sempat Timbulkan Polemik, Begini Kabar Terbaru Rencana Pembangunan Islamic Center di Batang
Pembangunan Islamic Center Kabupaten Batang bakal menempati tanah seluas 1,8 hektare, dengan alokasi dana mencapai Rp 43 miliar.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Wacana pembangunan Islamic Center Kabupaten Batang di Kecamatan Banyuputih sempat menjadi polemik.
Pasalnya, lokasi pembangunan yang ada tepat di samping Jalan Pantura Batang itu merupakan pangkalan truk, yang dianggap masih aktif digunakan.
Bahkan wacana pembangunan itu sempat diwarnai penolakan dari sejumlah pihak.
Baca juga: Pemkab Batang Tetapkan Status Siaga Hadapi Bencana di Musim Hujan
Baca juga: UMK Batang 2021, Apindo dan KSPSI Masih Saling Ngotot, Pembahasan Dilanjut Pekan Depan
Baca juga: Bangunan Semi Permanen Rusak di Pantai Depok, Mobil Tertimpa Pohon, Angin Kencang Ngamuk di Batang
Baca juga: Hanya 1 Kecamatan Bukan Zona Merah, Ini yang Dilakukan Pemkab Batang Tekan Penyebaran Covid-19
Diketahui pembangunan Islamic Center itu menempati tanah seluas 1,8 hektare, dengan alokasi dana mencapai Rp 43 miliar.
Menurut Dishub Kabupaten Batang, meski pangkalan itu masih digunakan untuk singgah truk, namun jumlahnya tak sebanyak beberapa waktu lalu.
Berkaitan dengan hal tersebut, beberapa pengemudi berujar, pangkalan tersebut mulai sepi setelah adanya Jalan Tol Trans Jawa.
"Kalau dahulu saat melintas Pantura ya sering mampir."
"Namun kini sudah jarang karena lewat jalan tol," papar Satrio pengemudi trul asal Gersik Jawa Timur itu kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/11/2020).
Dilanjutkannya, jikapun masih digunakan untuk parkir truk ataupun untuk beristirahat sopir, jumlahnya tidak sebanyak sebelum ada jalan tol.
"Setahu saya banyak yang beristirahat di SPBU Banyuputih daripada di lokasi tersebut," jelasnya.
Pembanguan Islamic Center Batang juga ditanggapi oleh Kadishub Kabupaten Batang, Murdiyono.
Dia menyatakan, tanah tersebut merupakan tanah milik Pemkab Batang.
Kondisinya pun kini tak banyak truk yang singgah ke pangkalan tersebut.
"Kalau sekarang paling 20 sampai 25 truk saja."
"Berbeda dengan beberapa waktu lalu sebelum ada jalan tol," paparnya.
Menurutnya, pembangunan akan tetap akan dilakukan, dan ada wacana membangun kembali pangkalan truk baru.
"Kemungkinan akan ada pangkalan truk baru, namun lokasinya belum dipastikan."
"Yang jelas, pembangunan pangkalan truk baru juga untuk mendukung dunia investasi."
"Terutama Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang," tambahnya. (Budi Susanto)
Baca juga: Santri Positif Covid-19 Sudah Sembuh, Ponpes El Bayan Cilacap: Musibah Ini Jadi Pelajaran Berharga
Baca juga: Dodi Kangen Keluarga, Mengintip Keseharian Pasien ODGJ di Panti Sosial Eks Psikotik Cilacap
Baca juga: Dua Dokter Gigi RSGM Positif Covid-19, Begini Pernyataan Pihak Unsoed Purwokerto
Baca juga: Terdeteksi Ada Lima Titik Rawan Bencana, PT KAI Daop V Purwokerto Siagakan AMUS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/update-islamic-center-batang.jpg)