Breaking News:

Penanganan Corona

Hanya 1 Kecamatan Bukan Zona Merah, Ini yang Dilakukan Pemkab Batang Tekan Penyebaran Covid-19

Pemkab Batang pun terus melakukan tes swab massal guna menekan angka kasus tersebut.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Batang, Wihaji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Kabupaten Batang masuk zona merah Covid-19. Hingga Rabu (4/11/2020), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah ini mencapai 657 orang.

Pemkab Batang pun terus melakukan tes swab massal guna menekan angka kasus tersebut.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, setiap hari, pemkab melaksanakan 111 tes swab bagi warga.

"Batang, satu di antara zona merah di Jateng. Untuk itu, kami terus melakukan pencegahan, di antaranya lewat swab test," paparnya, Rabu.

Baca juga: Wali Kota Semarang Positif Covid-19, Tak Bergejala Tapi Tetap Dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang

Baca juga: Bertambah 26 Kasus Covid-19 dalam Sehari, Kabupaten Pekalongan Masih Berstatus Oranye

Baca juga: Tower SUTET di Tersono Batang Ambruk, Dua Petani Terluka

Baca juga: Batang Masih Berzona Merah Covid-19, Ini Permintaan Bupati Wihaji Kepada Warganya

Dibanding bencana banjir dan tanah longsor, Bupati Wihaji menjelaskan, Covid-19 menjadi bencana terbesar.

Dilanjutkannya, di 15 kecamatan yang ada di Batang, hampir semua masuk zona merah dan ada kasus positif.

"Hanya satu kecamatan yang tidak masuk zona merah yaitu Kecamatan Pecalungan," jelasnya.

Ia menerangkan, lewat ratusan swab test masal, Pemkab bisa melakukan pemetaan penyebaran Covid-19.

"Tidak apa-apa kalau angka positif Covid-19 bertambah lewat tes swab massal. Karena hal itu sebagai langkah pemetaan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 semakin meluas," katanya.

Ia menambahkan, beberapa kasus penularan Covid-19 di Batang diakibatkan saat ada orang sakit dan banyak yang menengok.

Baca juga: Diduga Dianiaya Majikan saat Bekerja di Singapura, TKW Asal Sukolilo Pati Kini Buta

Baca juga: Hasil Sementara Pilpres AS, Joe Biden Unggul Jauh dari Petahana Donald Trump

Baca juga: Petani di Cepu Blora Ditemukan Tewas di Gubuk Sawah, Sebelumnya Mengeluh Sakit di Dada

Baca juga: Imam Besar FPI Rizieq Shihab Dijadwalkan Tiba di Indonesia 10 November 2020 Pukul 09.00 WIB

"Kejadian itu bisa menjadi gambaran, agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Jangan berkumpul dan selalu memakai masker. Saya yakin, jika semua bersatu, angka Covid-19 bisa menurun," tambahnya.

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved