Berita Jateng
Sidak Rest Area Ungaran dan Salatiga, Gubernur Ganjar Ingatkan Pengetatan Protokol Kesehatan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengelola rest area di Tol Semarang-Solo tetap memperketat menerapkan protokol kesehatan.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengelola rest area di Tol Semarang-Solo tetap memperketat menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Ganjar saat mengecek kondisi arus lalu lintas di rest area KM 429 Ungaran Kabupaten Semarang dan rest area KM 456 Salatiga.
"Kalau kami lihat data, kemarin, tanggal 28 Oktober, ada peningkatan (kendaraan) sedikit. Tapi, hari ini, relatif sudah bagus. Di beberapa rest area yang saya datangi, relatif semuanya terkontrol dengan baik. Alhamdulillah, belum ada lonjakan," terangnya dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Jumat (30/10/2020).
Baca juga: Loka Wisata Baturraden Dipadati Wisatawan Sejak Kamis, Pengunjung Wajib Pakai Masker
Baca juga: 5 Bioskop di Kota Semarang Boleh Buka Lagi di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
Baca juga: Ingin Nikmati Pemandian Air Hangat Privat? Coba Pemandian Tertutup di Guci Tegal Ini
Baca juga: 2.500 Alat Peraga Kampanye di Kota Semarang Langgar Aturan, Akan Ditertibkan Pekan Depan
Menurut Ganjar, dari pantauan yang dilakukan, tidak ada penumpukan pengunjung. Pelayanan di rest area relatif lancar.
Sebelumnya, jajarannya telah melakukan sejumlah antisipasi apabila terjadi lonjakan pemudik. Di antaranya, pembatasan kapasitas maksimal 50 persen.
"Sampai hari ini masih tercover sehingga tidak perlu dilakukan pembatasan itu karena kondisi jalan masih lancar," katanya.
Ia meminta, aparat kepolisian yang berjaga dan pengelola rest area tetap ketat menerapkan protokol kesehatan.
Mewajibkan pengunjung untuk menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan pakai sabun.
Terkait tempat wisata, Ganjar mengakui ada beberapa lokasi yang mengalami lonjakan. Kota Semarang misalnya, kondisi wisatawan cukup ramai namun semua masih terkendali dan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat.
"Di tempat wisata besar lain, semisal Borobudur, juga sama, protokol kesehatan diketatkan. Sampai hari ini, patroli terus berjalan dan belum menemukan satu kejadian yang luar biasa," ujarnya. (*)
Baca juga: Kompetisi Liga 1 Ditunda Lagi, Subsidi Belum Cair, GM PSIS Semarang: Klub Terancam Bangkrut
Baca juga: Pengemudi Taksi Online Ditusuk Penumpang di Cilacap, Pelaku Seorang Perempuan Berumur 18 Tahun
Baca juga: Banjir Rendam Rumah Warga di Desa Sirau dan Grujugan Banyumas, Ketinggian Air Mencapai 1,5 Meter
Baca juga: Banjir di Cilacap Terus Meluas, Seribuan Warga Masih Bertahan di Tempat Pengungsian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gubernur-ganjar-pranowo-mengecek-protokol-kesehatan-di-rest-area-tol-semarang-solo-km-456-salatiga.jpg)