Breaking News:

Liga 1

Kompetisi Liga 1 Ditunda Lagi, Subsidi Belum Cair, GM PSIS Semarang: Klub Terancam Bangkrut

Menurut Liluk, penundaan lagi Liga 1 membuat klub-klub peserta terancam bangkrut. Sebab, selama menunggu, operasional tetap jalan tanpa ada pemasukan.

TribunBanyumas.com/Franciskus Ariel Saputra
GM PSIS Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - General Manajer PSIS Semarang Wahyu "Liluk" Winarto menyebut pihaknya sangat terpukul dengan penundaan kembali kompetisi.

Terbaru, Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 dipastikan tak akan berjalan hingga akhir tahun ini. Seluruh kompetisi baru bisa jalan tahun depan.

Menurut Liluk, penundaan lagi Liga 1 membuat klub-klub peserta terancam bangkrut. Sebab, selama menunggu kepastian kompetisi, anggaran operasional tetap berjalan tanpa ada pemasukan.

Lebih dari itu, Liluk menyebut, pihaknya belum mendapat subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) senilai Rp 800 juta.

"Jadi, dengan pengalaman kemarin gagal dilanjutkan dua kali, klub ini dari segi keuangan hancur. Apalagi, PSSI belum mencairkan subsidi Rp 800 juta. Harusnya kan cair. Kalau dia ngomong mau melanjutkan, tentunya bulan kemarin dia membayar subsidi," kata Liluk kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS: PT LIB Pastikan Lanjutan Liga 1 Tak Digelar di 2020

Baca juga: PSIS Semarang Tunggu Kepastian Nasib Liga 1 2020, Liluk: PSSI Terlalu Sering Beri Janji Manis

Baca juga: Tak Ingin Di-PHP Lagi, PSIS Semarang Ingin PSSI Pastikan Izin Pertandingan Liga 1 dari Polri Turun

Baca juga: Inilah Sosok Penemu Bakat Wonderkid PSIS Semarang, Talenta Septian David Maulana Terlihat Sejak SD

"Belum ada kepastian sama sekali soal status kompetisi. Kalau begini, klub bisa bangkrut," tambahnya.

Soal penundaan kompetisi, beredar kabar jika Liga 1 efektif bisa berjalan pada Februari mendatang.

Liluk mengatakan, hal tersebut harusnya bisa lebih dipertegas maksudnya.

"Mungkin perlu diperjelas dulu, artinya mulai Februari itu lanjut atau mulai kompetisi baru? Itu yang perlu dipastikan. PSSI ini selalu memberikan angin segar. Tapi, kenyataannya sih kita ketahui bahwa itu tidak bisa. Selalu gagal," ungkapnya.

Belum adanya status kompetisi yang jelas, dikatakan pria berusia 46 tahun tersebut, manajemen Mahesa Jenar tak bisa membuat rencana atau langkah menghadapi kompetisi.

"Dan kita belum berani bertindak apapun sebelum ada kepastian apakah tahun depan itu lanjutan atau kompetisi baru," ujarnya. (*)

Baca juga: Ingin Nikmati Pemandian Air Hangat Privat? Coba Pemandian Tertutup di Guci Tegal Ini

Baca juga: Ditilang Gara-gara Kaca Spion? Berikut Standar Ukuran dan Penempatan Kaca Spion Kendaraan yang Tepat

Baca juga: Pengemudi Taksi Online Ditusuk Penumpang di Cilacap, Pelaku Seorang Perempuan Berumur 18 Tahun

Baca juga: Update Banjir di Banyumas: Pemkab Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan Sembako

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved