Breaking News:

Berita Banyumas

Banjir Rendam Rumah Warga di Desa Sirau dan Grujugan Banyumas, Ketinggian Air Mencapai 1,5 Meter

Di wilayah ini, banjir merendam Grumbul Pacarmalang RT 01-04 di RW 08 Desa Sirau. Ketinggian air bahkan mencapai 1,5 meter.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banyumas Achmad Husein (kanan) saat mengunjungi warga yang mengungsi di Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Jumat (30/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Hujan deras yang berlangsung beberapa hari di Kabupaten Banyumas mengakibatkan bencana longsor dan banjir di beberapa wilayah. Satu di antaranya di Kecamatan Kemranjen.

Di wilayah ini, banjir merendam Grumbul Pacarmalang RT 01-04 di RW 08 Desa Sirau. Ketinggian air bahkan mencapai 1,5 meter.

Ada 120 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Kemudian, di Grumbul Sahwuluh RT 01 RW 01 Desa Grujugan, banjir menggenangi area pesawahan dan rumah warga. Ketinggian air mencapai 30 sentimeter.

Sekitar 20 KK terdampak banjir ini. Sebagian warga terpaksa mengungsi di Masjid Baitul Mustaqim.

Baca juga: Hujan Deras Selasa Dini Hari Picu Pohon Tumbang Hingga Banjir di Sejumlah Titik di Banyumas

Baca juga: Sudah Surut, Banjir Genangi 113 Rumah di Kemranjen Banyumas Akibat Hujan Deras dan Luapan Air Sungai

Baca juga: Musim Hujan Datang, Berikut Peta Potensi Bencana di Banyumas: 11 Kecamatan Rawan Longsor

Terkait kondisi ini, Pemkab Banyumas pun langsung turun tangan. Mereka mendirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan logistik makanan warga.

Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Heriana Ady Candra mengatakan, dapur umum didirikan di Desa Grujugan, Kecamatan Kemranjen.

Pramuka Peduli bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) serta Tagana Kabupaten Banyumas.

"Lokasi dapur Umum ada di halaman Masjid Baiturrahman Desa Sirau Kecamatan Kemranjen. Dapur umum ini akan melayani dua desa terdampak banjir, yakni Desa Sirau dan Desa Grujugan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Banjir di Cilacap Terus Meluas, Seribuan Warga Masih Bertahan di Tempat Pengungsian

Baca juga: Ditilang Gara-gara Kaca Spion? Berikut Standar Ukuran dan Penempatan Kaca Spion Kendaraan

Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2020: Ada Film Empire State di TransTV

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 30 Oktober 2020 Rp 2.034.000 Per 2 Gram

Baca juga: Waspadai Longsor, Hujan Diperkirakan Guyur Wonosobo Jelang Siang Hingga Malam Hari

Ady Chandra menambahkan, untuk tahap awal, personel yang akan bertugas sebanyak tujuh anggota.

Mereka bertugas mulai Kamis (29/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020).

"Sedangkan anggota lintas ganti berikutnya bertugas mulai Senin-Kamis pekan depan. Sudah disiapkan oleh Pramuka Peduli Kwarran Sumpiuh," lanjutnya.

Pembagian tugas ini dilakukan lantaran hujan akhir-akhir ini menimbulkan bencana alam di beberapa tempat. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved