Breaking News:

Berita Kebumen

Banjir di Kebumen Berangsur Surut: Warga Mulai Tinggalkan Pengungsian, Dapur Umum Masih Berjalan

Sekretaris Desa Madurejo Sudirman mengatakan, masih ada genangan di pemukiman desa Madurejo setinggi sekitar 30 cm sampai 40 cm.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
BPBD Kebumen mendirikan posko logistik untuk korban banjir di Desa Madurejo, Kecamatan Puring, Kebumen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Banjir di Desa Madurejo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, sudah mulai surut.

Sekretaris Desa Madurejo Sudirman mengatakan, masih ada genangan di pemukiman desa Madurejo setinggi sekitar 30 cm sampai 40 cm.

Sebagian warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

Sudirman mengatakan, sebagian warga terdampak masih bertahan di pengungsian sekitar 50 orang.

"Masih ada yang mengungsi," katanya, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: 45 Desa di Kebumen Terendam Banjir, 1 Warga Dilaporkan Tewas Hanyut

Baca juga: Sejumlah Sungai di Kebumen Meluap dan Rendam Belasan Desa, Sedikitnya 1500 Warga Mengungsi

Baca juga: Video Tanggul Jebol Rumah Warga Madurejo Kebumen Kebanjiran

Baca juga: Masih Berarus Deras, Tanggul Jebol Sungai Telomoyo di Kebumen Belum Ditambal

Selain di Madurejo, menurut Sudirman, banjir masih melanda dua desa lain, yakni Desa Sidodadi dan Desa Sidobunder.

Kondisi genangan di dua desa itu bahkan masih cukup tinggi karena berada di dataran yang lebih rendah.

Di lain sisi, Sudirman mengatakan, kebutuhan logistik untuk para korban sampai saat ini masih tercukupi.

Ada dapur umum yang didirikan untuk menyiapkan persediaan makanan bagi para korban.

Saat ini, warga juga relatif lebih tenang lantaran tanggul yang jebol sudah mulai ditangani.

Perbaikan tanggul sejak awal memang diharapkan dipercepat mengingat kondisi curah hujan masih tinggi.

Jika tanggul masih berlubang, luapan air sungai akan kembali menggenangi pemukiman.

"Saat ini sudah ditangani," katanya. (*)

Baca juga: 3 Anggota DPRD Cilacap dan 19 Staf Positif Covid-19, Setwan Terapkan WFH Hingga 6 November

Baca juga: Siap-siap, Subsidi Gaji Termin 2 bagi Karyawan Dijadwalkan Cair Awal November

Baca juga: Dukung UU Cipta Kerja, Bupati Banyumas: Walaupun Isinya Bagaimana, Saya Yakini Tujuannya Baik

Baca juga: Libur Panjang, Pengecekan di Pintu Masuk Banyumas Mulai Diperketat dan Patroli Hingga Jalan Tikus

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved