Breaking News:

Berita Banyumas

Dukung UU Cipta Kerja, Bupati Banyumas: Walaupun Isinya Bagaimana, Saya Yakini Tujuannya Baik

Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Achmad Husein, menyatakan mendukung omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein ditemui Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Achmad Husein, menyatakan mendukung omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Hal itu diungkapkan Husein melalui sambungan telepon kepada para mahasiswa yang menggelar demonstrasi di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (27/10/2020).

"Sikap saya tetap, tidak ada perubahan bahwa saya loyal terhadap pemerintah pusat. Walaupun isinya bagaimana, saya yakini tujuannya baik," kata Husein yang sedang dalam perjalanan dari luar kota.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja Kembali Digelar, Mahasiswa Ajak Bupati Banyumas Adakan Mimbar Terbuka

Baca juga: Diminta Massa Teken Penolakan UU Cipta Kerja, Bupati Banyumas: Saya Tidak Bisa Durhaka

Baca juga: Libur Panjang, Pengecekan di Pintu Masuk Banyumas Mulai Diperketat dan Patroli Hingga Jalan Tikus

Baca juga: Hujan Deras Selasa Dini Hari Picu Pohon Tumbang Hingga Banjir di Sejumlah Titik di Banyumas

Husein mengaku, tidak mengetahui secara pasti isi keseluruhan UU tersebut, karena begitu tebal dan kompleks.

"Yang diperlukan adalah analisa para ahli. Saya sudah mengumpulkan para ahli hukum dari seluruh perguruan tinggi di Banyumas. (Hasil analisanya) akan saya kirim ke presiden melalui gubernur," ujar Husein.

Dia juga mengatakan, siap memfasilitasi permintaan mahasiswa untuk menggelar audiensi dengan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Banyumas dan Cilacap.

"Akan saya undang, pertemuan bisa di sini atau di Jakarta. Tapi, saya minta syarat, mahasiswa disiplin logika. Saya akan dampingi, tapi maksimal 20 orang," kata Husein.

Diberitakan sebelumnya, seratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi kembali menggelar demonstrasi menolak omnibus law di Alun-alun Purwokerto, Selasa.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam aliansi Serikat Masyarakat Bergerak (Semarak) juga telah menggelar aksi seruap sebanyak tiga kali.

Baca juga: 45 Desa di Kebumen Terendam Banjir, 1 Warga Dilaporkan Tewas Hanyut

Baca juga: 13 Nama Dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi Calon Sekda Jateng, Berikut Daftarnya

Baca juga: Beli Emas Pegadaian Mulai Rp 5 Ribu Kini Bisa Lewat Shopee, Begini Caranya

Baca juga: Pria di Kudus Bunuh Selingkuhan di Hotel: Berawal dari Reuni, Sempat Tunggui Jenazah Berjam-jam

Mereka menuntut bupati dan ketua DPRD menandatangani surat pernyataan penolakan omnibus law. Namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Didesak Mahasiswa Tolak Omnibus Law, Bupati Banyumas: Saya Yakini Tujuannya Baik".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved