Berita Banjarnegara

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Tebing 5 Meter di Pagedongan Banjarnegara Longsor Hantam Rumah Siswanto

Kapolsek Pagedongan Iptu Triatmojo Budi H mengatakan, tebing setinggi 5 meter dan lebar 5 meter itu longsor usai wilayah tersebut diguyur hujan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Tebing longsor setelah diguyur hujan deras menimpa rumah Siswanto, warga Desa Kebutuh Duwur, Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara, Senin (19/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Hujan berintensitas tinggi di Wilayah Banjarnegara, Senin (19/10/2020), memicu tebing setinggi lima meter di Desa Kebutuh Duwur, Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara, longsor. Satu rumah warga rusak cukup parah akibat tertimpa longsoran tanah.

Kapolsek Pagedongan Iptu Triatmojo Budi H mengatakan, tebing setinggi 5 meter dan lebar 5 meter itu longsor usai wilayah Desa Kebutuhduwur diguyur hujan yang cukup lama dan deras.

"Mulai sekitar pukul 10.30 WIB, di Wilayah Desa Kebutuhduwur, hujan dengan intensitas yang cukup deras," katanya, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Tebing Setinggi 2 Meter Longsor, Akses Desa Windujaya-Kutaliman Banyumas Terputus

Baca juga: Diguyur Hujan dari Sore Hingga Dini Hari, Sejumlah Tebing di 5 Desa di Banyumas Longsor

Baca juga: La Nina Mulai Datang, BMKG Peringatkan Datangnya Hujan Lebat 18-24 Oktober 2020

Sore harinya, sekira pukul 15.30 WIB, pemilik rumah, Siswanto (55) mendengar ada suara gemuruh di dapur atau rumah belakang.

Suara itu ternyata bersumber dari tanah tebing yang bergerak. Melihat petaka datang, penghuni rumah langsung menyelamatkan diri.

Akibat kejadian tersebut, kata Kapolsek, material longsoran berupa tanah menutupi dapur rumah milik Siswanto.

"Beruntung, saat kejadian, penghuni rumah berhasil lari menyelamatkan diri," ujarnya.

Longsor juga terjadi di lokasi lain di desa yang sama. Kapolsek mengatakan, pondasi setinggi delapan meter longsor usai diguyur hujan deras.

Akibatnya, timbunan material longsor menutup akses jalan antara Desa Kebutuhduwur dengan Desa Kebutuhjurang.

"Pondasi bekas bangunan yang ditimbun tanah urukan milik Sirun Susanto (51) longsor, jadi menutup jalan," katanya. (*)

Baca juga: Batal Lawan Bosnia, Timnas U-19 Indonesia Bakal Tantang Hajduk Split. Berikut Link Live Streamingnya

Baca juga: Tak Munculkan Klaster Baru Covid-19, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Berharap Divonis Tak Bersalah

Baca juga: Rencana Pemekaran Banyumas, Pemkab Mulai Sosialisasikan dan Minta Masukan dari Camat serta Kades

Baca juga: DPRD Banyumas Bantah Tudingan Mengintimidasi Mahasiswa Penolak UU Cipta Kerja

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved