Berita Banyumas
Tebing Setinggi 2 Meter Longsor, Akses Desa Windujaya-Kutaliman Banyumas Terputus
Longsoran tebing yang menutup jalan di bawahnya membuat akses penghubung Desa Windujaya-Kutaliman tertutup tanah.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Tebing di Grumbul Tinggarjaya RT 02 RW 02, Desa Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, longsor seusai diguyur hujan beberapa jam.
Longsoran tebing yang menutup jalan di bawahnya membuat akses penghubung Desa Windujaya-Kutaliman tertutup tanah.
Arus lalu lintas antardesa itu pun dialihkan sementara.
Kades Kalikesur Achmad Mustholih Wasim mengatakan, longsor terjadi Minggu (18/10/2020) sekira pukul 16.30 WIB-17.00 WIB.
"Jadi, itu ada tebing kebun bambu setinggi dua meter dari jalan. Karena hujan lebat, mengalami longsor. Bonggol bambu serta tanah longsor menutupi jalan sepanjang 10 meter," ujarnya, Senin (19/10/2020).
Baca juga: Siapkan Payung, Purwokerto dan Purbalingga Siang Ini Diperkirakan Hujan
Baca juga: Diguyur Hujan dari Sore Hingga Dini Hari, Sejumlah Tebing di 5 Desa di Banyumas Longsor
Baca juga: Warga Rawalo Banyumas Berstatus Positif Covid-19 Meninggal Seusai Melahirkan
Baca juga: Pamit Ke Sawah, Warga Petungkriyono Pekalongan Tak Pernah Pulang
Seusai longsor dan hujan berhenti, warga bergotong royong membersihkan material tanah dan bonggol bambu. Kerja bakti dilakukan sejak Minggu sore dan dilanjutkan Senin pagi.
Wasim memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, rumah terdekat kebun bambu tidak sampai terkena pohon bambu yang tumbang.
"Tidak ada korban jiwa, sudah kami lakukan pendataan semuanya," ujarnya.
Wasim berharap, warga lebih berhati-hati, terutama saat terjadi hujan lebat.
Pasalnya, kejadian alam seperti itu sulit diprediksi. Apalagi saat hujan turun.
"Kami imbau warga tak keluar rumah saat hujan turun, juga menghindari tempat yang rawan longsor," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)
Baca juga: Lindungi Lansia dari Virus Covid-19, Pemkab Banyumas Beri Gelang dan Pantau di Aplikasi Jiwong Jiga
Baca juga: Update Kasus Corona di Tegal: 4 Pedagang Margasari Positif Covid-19, Muncul 3 Klaster Keluarga
Baca juga: Gagal Lagi Naik Podium, Fabio Quartararo Harus Puas Finish di Urutan 18 MotoGP Aragon
Baca juga: Sulit Menyisihkan Uang untuk Menabung? Coba Metode Kakeibo dari Jepang Ini